Ibu dan Anak Jadi Korban Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Yehembang Kangin

Persindonesia.com Jembrana – Seorang ibu dan anak menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di jalur tengkorak Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di KM 77–78, Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (3/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.10 Wita.

Kedua korban diketahui menumpangi kendaraan travel Toyota Hiace bernomor polisi N-7648-YJ yang dikemudikan Teguh Dwi Saputra (21), warga Lumajang, Jawa Timur. Kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang parkir di bahu jalan, mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera kepala berat.

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil travel melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

“Setibanya di lokasi kejadian yang kondisi jalannya lurus namun minim penerangan, kendaraan tiba-tiba bergerak ke kiri melewati garis tepi jalan dan menghantam bagian belakang truk Isuzu Box Tronton bernomor polisi L-87867-UU yang sedang parkir,” terangnya.

Menurutnya, benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan mobil travel. Dua korban jiwa teridentifikasi atas nama Romiatul Hasanah (33), warga Lumajang, yang meninggal dunia akibat cedera kepala berat dan patah tulang, serta seorang anak berinisial ASS (7) yang meninggal dunia di tempat kejadian.

“Ada penumpang ibu bersama dua anak. Salah satu anaknya meninggal dunia di lokasi,” jelasnya.

Percikan Kembang Api Pagi Hari Ludeskan Atap Pelinggih Meru Pura Puseh Desa Kintamani

Selain korban meninggal, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Ketiganya masing-masing berinisial MAWB (14), Lusi Handayani (27), dan Sahil Mahfirotur (18).

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur Jembrana pada malam hari, agar selalu waspada dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.

“Jika merasa mengantuk, silakan beristirahat di tempat yang aman untuk menghindari kecelakaan akibat kelalaian atau kelelahan,” pungkasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *