Persindonesia.com Jembrana – Seorang penumpang KMP Citra Mandala Sakti bernama Wayan Indriani 52 tahun asal Dusun Krajan, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan Jember yang menceburkan diri di Selat Bali pada Sabtu (21/12/2024) sekira pukul 06.30 wita, akhirnya ditemukan oleh nelayan di perairan Tanjung Pasir, Desa Sumberklampok, Buleleng.
Korban yang nekat mengakhiri hidupnya di Selat Bali saat di pertengahan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk dari Pelabuhan Ketapang, meninggalkan anaknya yang diduga mengidap penyakit autis di mobil travel yang ditumpanginya. Informasi yang didapat, korban hendak liburan ke Bedugul Bali. Korban juga diduga mengalami tekanan psikologis akibat kesulitan ekonomi setelah suaminya meninggal empat tahun lalu.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto membenarkan penemuan tersebut dan mengatakan bahwa proses pencarian dilakukan menggunakan kapal patroli KP XI-2006 dan Shifteder. Area pencarian mencakup perairan Selat Bali hingga Klatakan.
Astagfirullah! Seorang Ibu Nekat Loncat di Selat Bali Meninggalkan Anaknya di Kapal
“Mayat korban ditemukan oleh seorang nelayan sekira pukul 13.30 wita di Perairan Tanjung Pasir, Buleleng dan langsung dievakuasi ke Dermaga Water Bee Teluk Gilimanuk. Jenazah korban telah diperiksa tim medis dari Puskesmas II Melaya,” ujar Endang Tri Purwanto.
Dari hasil pemeriksaan, tim medis dan Tim Inafis Polres Jembrana, lanjut Endang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban memiliki tinggi badan 164 cm dan ditemukan dalam kondisi telinga serta hidung mengeluarkan darah. “Pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia sebelum ditemukan,” terangnya.
Informasi dari Polsek Wuluhan, Jember, imbuh Endang, korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat kesulitan ekonomi. Sejak suaminya meninggal empat tahun lalu, korban tinggal bersama anak perempuannya yang menyandang disabilitas. “Beban hidup yang berat diduga menjadi pemicu tindakan nekat korban mengakhiri hidupnya,” ujarnya.
Polda Jatim Berhasil Amankan 2 Tersangka Penyebar Video Asusila Modus Casting
Lebih jelasnya Endang mengatakan, jenazah korban telah dibawa menggunakan mobil Ambulance menuju kampung halamannya di Desa Ambulu, Jember. “Ya tadi sore jenazah korban sudah dibawa oleh ambulance ke rumah duka di Desa Ambulu sekira pukul 17.35 wita,” pungkasnya. TS






