Kakanwil Kemenkumham Bali dan Pemkab Bangli Apresiasi Pembinaan Lapastik Bangli

Bangli,PersIndonesia.Com- Berlangsungnya puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) yang ke-60 di Bali yang mengambil tempat di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastik) IIA Bangli tentunya menjadi nilai yang positif dalam menunjukan kinerja.

Berdasarkan pantuan dilapangan seusai pelaksnaan kegiatan upacara peringatan HBP. Kakanwil Kemenkumham) Bali yang hadir dan bertindak selaku Inspektur upacara didampingi Kepala Lapastik Bangli, Maruley Simbolan melakukan penanaman bibit pohon durian dan alpukat.

Baca Juga: Bertemakan Pemasysarakatan Pasti Berdampak, Puncak HBP ke-60 Berlangsung di Lapastik Bangli

Penanaman bibit pohon durian dan alpukat yang berjumlah sebanyak 50 buah juga diikuti secara serentak oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Bali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di jajaran Kanwil Kemenkumham Bali juga para WBP pada lahan kosong disekeliling Lapas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Bali, Pramella Yunidar Pasaribu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas apa yang dilakukan Lapastik Bangli. Menurutnya dengan kegiatan gerakan tanam pohon durian dan alpukat tentunya meningkatkan kemampuan kreatifitas dan keterampilan warga binaan dalam masa pemulihan di Lapas.

Memanfaatkan lahan kosong yang ada agar menjadi lahan produktif dan hijau, tentunya menjadi salah satu program pembinaan Pemasyarakatan yang akan menjadi bekal dan keterampilan bagi warga binaan kedepannya.

“Dengan adanya pembinaan Pemasyarakatan dan dapat diikuti oleh mereka, tentunya apa yang menjadi target rehabilitasi untuk menjadikan warga binaan lebih baik, tidak kembali ke hal-hal yang tidak terpuji dan memiliki daya guna akan tercapai”, ujarnya.

Baca Juga: Nekat Seberangi Sungai, Pelajar MTs 3 Jembrana Tenggelam di Sungai Kaliakah

Sejalan dengan itu, Pemkab Bangli yang diwakili Asisten satu bidang hukum, I Made Pulasari menyampaikan pihaknya mengapresiasi atas pelaksanaan HBP saat ini. Dengan adanya Lembaga Pemasyarakatan telah berkontribusi besar terhadap pemulihan kembali warga binaan yang ada.

Dan kita bersama sudah saksikan tadi bagaimana mereka sudah mampu mengaktulisasikan dirinya untuk kembali menjadi warga yang normal dan siap untuk berkontribusi di masyarakat sesuai kemampuan dan keterampilannya.

“Harapan kami dari Pemda kedepanya bisa disinergiikan dengan OPD terkait terutama di bidang UMKM, sehingga bisa dikolaborasikan untuk bekerjasama ikut membina warga-warga di sini”, ujarnya.

Baca Juga: PKB Gaungkan Gerakan Belanja di Warung Kelontong dan Warung Madura

Kepala Lapastik Bangli, Marulye Simbolon mengungkapkan dengan memaksimalkan lahan kosong dan demi menjaga pengamanan aset tanah Negara, Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli telah memaksimalkan program pembinaan Pemasyarakatan. Dengan adanya sinergi baik itu dengan instansi terkait (inkait) ataupun stakholder yang ada tentunya kedepan pembinaan di6 Lapas akan lebih berkembang.

Dengan penanaman bibit pohon durian dan alpukat ini merupakan langkah kongkret Lapastik Bangli untuk menjaga dan memperbaiki lingkungan hidup serta mendorong ketahanan pangan.

“Dirinya berjanji akan terus mengenjot produktifitas pembinaan dengan program yang ada. Dan berharap menjadi inspirasi bagi pemasyarakatan lainnya serta masyarakat umum untuk selalu berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dan mendorong ketahanan pangan”, tandasnya. (IGS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *