Kapolri Apresiasi Bali Capai 50% Lebih Vaksin Booster, Modal Masuk Event Internasional

Persindonesia.com Jembrana Bali – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo apresiasi program vaksinasi booster di Bali yang sudah mencapai diatas 50%, hal ini mungkin pencapaian tertinggi untuk seluruh Indonesia, hal tersebut menjadi modal bisa masuk ke beberapa event internasional.

Hal tersebut diungkapkan Kapolri saat meninjau arus mudik lebaran di Pelabuhan Gilimanuk setelah terbang dari Banyuwangi dengan menggunakan pesawat helikopter. Rombongan Kapolri langsung disambut oleh Kapolda beserta jajarannya, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, Bupati Jembrana I Nengah Tamba serta jajaran Forkopimda. Kamis (28/4/2022).

Dehidrasi, Akibatkan Seorang Pemudik Pingsan di Pelabuhan Gilimanuk

Bertempat di halaman Gedung VIP ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pernya mengatakan, hari ini pihaknya mengecek langsung terkait kondisi arus mudik di wilayah Gilimanuk. “Tadi sudah di paparkan oleh Kapolda Bali terkait dengan kondisi terkini, dan memang untuk arus mudik di wilayah Gilimanuk ini lebih banyak yang meninggalkan Pulau Bali menuju ke wilayah Ketapang Banyuwangi,” ungkapnya.

Rata-rata, lanjut Sigit, secara umum terjadi peningkatan namun tidak terlalu tinggi dibandingkan situasi normal, kemudian kapal yang disiapkan juga cukup dari 46 kapal yang terpakai saat ini antara 28 sampai dengan 29 kapal. “Artinya sangat cukup, dan tentunya kita harapkan proses mulai dari masuk kapal kemudian perjalanan dan turun memang sesuai dengan SOP yang tadi sudah disampaikan sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

Terkait dengan tempat wisata, imbuh Sigit, ada peningkatan juga saat ini tingkat huniannya meningkat 53% dan mungkin bisa terus bertambah sampai mendekati Hari Raya Idul Fitri, karena memang ada kecenderungan untuk Bali menjadi salah satu tujuan wisata. “Kita semua di wilayah Bali harus mempersiapkan mulai dari sisi protokol kesehatannya, kemudian bagaimana agar masyarakat yang melaksanakan kegiatan wisata di Bali betul-betul bisa aman,” tutupnya. (Sub/ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *