Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Unda Terima Pitra Bakti Dari Bupati Klungkung

Persindonesia.com, Klungkung – Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap masyarakat yang dirundung kedukaan, Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Kadis Sosial, PPPA Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya melayat sekaligus menyerahkan Akte Kematian “Pitra Bakti” kepada Keluarga Almarhum (Alm) Ni Komang Pande Ariani di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Senin (22/12/2025).

“Titiang atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menyampaikan duka yang mendalam dan turut perihatin atas kejadian ini”, ujar Bupati Klungkung, I Made Satria seusai menyerahkan Pitra Bakti.

Baca Juga : Antisipasi Pelanggaran Ijin Berusaha di Klungkung, Bupati Satria Minta Tim Bekerja Solid

Bupati Satria juga menyampaikan mengingat cuaca saat ini sering terjadi hujan dan angin kencang, sebaiknya kita bersama-sama jaga kewaspadaan dalam beraktifitas dimanapun berada.

“Mudah-Mudahan semua diberikan keselamatan, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi”, kata Bupati asal Nusa Penida ini.

Untuk diketahui, Almarhum Ni Komang Pande Ariani, Perempuan, (41) merupakan salah satu korban tenggelam dalam kejadian yang terjadi pada hari Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 15.00 WITA di Sungai Unda, Desa Paksebali, Dawan, Kabupaten Klungkung.

Yang mana berdasarkan informasi terhimpun peristiwa nass tersebut diketahui berawal saat seorang saksi bernama Wenpe Denge bersama temannya bernama Ruben Radu Kaka (korban lainnya) sedang mandi di Tukad Unda, tiba-tiba mendengar teriakan tiga orang minta tolong.

Mendengar itu, Wenpe Dange dan Ruben Radu Kaka langsung bergegas untuk melakukan penyelamatan. Saat itu mereka berhasil menyelamatkan dua remaja putri yang nyaris tengglam.

Baca Juga : Bupati Badung Serahkan Hbmd Kepada Mahkamah Agung RI

Ni Komang Pande Ariani yang lebih dahulu tenggelam, lalu muncul ke permukaan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Setelah dievakuasi, remaja tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara Ruben Radu Kaka yang menolong justru ikut tenggelam terbawa arus sungai. Warga setempat yang juga mengetahui kejadian itu, lalu bersama-sama berupaya menyematkan korban.

Korban Ruben Radu Kaka berhasil dievakuasi dan langsung di larikan ke RSUD Klungkung. Namun setelah diperiksa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *