BADUNG BALI (persindonesia.com) – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PPM) disela kegiatannya di Bali, secara khusus menemui Ketua PD PPM Bali guna memperkuat konsolidasi.
Setelah berhasil mendepak Ketum lama secara legal konstitusi, meski masih dalam hitungan hari setelah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PPM), Andi Surya Wijaya Ghalib langsung bersilaturahmi dengan Ketua Pengurus Daerah (PD) PPM Provinsi Bali Dr.Drs.I Made Gde Putra Wijaya,SH.,Msi, dan jajaran, bertempat di Markas PD PPM Provinsi Bali, Jalan Leko Latu Gerih, Abiansemal, Badung, Kamis (23/12/2021).
Andi Ghalib yang terpilih berdasarkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta 18 Desember 2021 lalu, bahwa pihaknya akan memperkuat konsolidasi semua PD PMM se-Indonesia sebelum menyusun program kerja.
Ia mengaku tidak ada program prioritas dalam masa awal kepemimpinanya, kecuali menjadikan organisasi anak dan cucu Veteran RI ini menjadi lebih baik.
Ia berpendapat, PPM adalah organisasi sosial, sehingga program-programnya mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama memperjuangakan keturunan veteran yang telah mengorbankan jiwa raganya merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. “Tentunya program kami ke depan, sesuai dengan visi organisasi,” terang dia.
Terkait dualisme di tubuh PPM, Andi Ghalib tampaknya tidak terlalu ambil pusing. Ia meyakini, para pengurus daerah mendukung dirinya yang notabene terpilih berdasarkan marwah organisasi. Ini dibuktikan dengan pernyataan 28 PD yang mengaku keberatan dipimpin oleh Samsudin Siregar.
“Sebenarnya Saudara Samsudin Siregar telah diundang dalam Rapat Pimpinan Nasional 17 Desember lalu untuk meminta pertanggungjawaban selama memimpin PPM. Tapi yang bersangkutan tidak hadir. Dia juga dinilai melanggar peraturan-peraturan organisasi sehingga teman-teman daerah keberatan,” sentilnya.
Ketum PPM Pusat yang baru ini juga mengaku datang ke Bali disamping untuk perkuat silaturahmi juga karena ada acara keluarga, “Kebetulan saya ada agenda dengan keluarga di Bali, jadi sekalian saya bersilaturahmi dengan pimpinan PD PMM Bali. Apalagi Bali menjadi bagian sejarah yang sangat penting bagi berdirinya organisasi PPM,” terang Andi Ghalib.

Ketua PD PPM Bali Dr.Putra Wijaya memastikan kesetiaannya kepada AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO) yang notabene ‘konstitusi’ organisasi PPM.
“Kami PPM Bali tidak mendukung Si A atau Si B. Tetapi kami mendukung dan setia kepada konstitusi organisasi. Dalam hal ini Pak Andi Ghalib yang terpilih sesuai konstitusi kami,” tegas Dr.Putra Wijaya.
Pihaknya mengaku bangga dan terhormat atas kunjungan sang ketua umum baru.
Pertemuan secara santai sore kemarin memiliki makna penting dalam penguatan organisasi ini, terang Dr.Putra Wijaya yang saat Munaslub lalu berperan sangat dominan sebagai Pimpinan Sidang.
Diketahui, sebelumnya, PPM menggelar rapat pimpinan (Rapim), 17 Desember 2021 di Sunlake Hotel Danau Sunter DKI Jakarta Utara. Rapim dilaksanakan sangat fair dan demokratis, mengedepankan taat azas organisasi terhadap kinerja Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga Samsudin Siregar.
Samsudin dinilai banyak melakukan pelanggaran konstitusi organisasi sehingga memunculkan rekomendasi Munaslub.
Setelah melewati sejumlah rangkaian, akhirnya Andi Surya Wijaya Ghalib ditetapkan menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga periode 2021-2024 menggantikkan Samsudin Siregar, yang sehari sebelumnya diberhentikan oleh peserta Rapim. demikian seperti yang dituturkan Dr.Putra Wijaya.

Sementara Samsudin Siregar mengganggap dirinya masih Ketum PPM menurutnya Munas tersebut “ilegal”.
(Persindonesia & kutipan dari Diaribali)






