Keunggulan Program JKJ Plus, Ini Penjelasan Bupati Tamba

Persindonesia.com Jembrana – Setelah di lounchingnya program kesehatan unggulan Kabupaten Jembrana yang disebut JKJ Plus kemarin oleh Ketua MPR RI H Bambang Soesatyo (Bamsoet) bertempat didepan Pura Jagatnatha Jembrana.

Bupati I Nengah Tamba SH saat dikonfirmasi awak media di kantor kerjanya mengutarakan kelebihan-kelebihan program unggulan tersebut, dirinya mengatakan bahwa ptogram JKJ Plus tersebut merupakan korelasi pada jamannya Bapak Winasa, kalau JKJ jaman kami (Tamba Ipat) adalah Jembrana Kembali Jaya.

Pasca Libur Lebaran Bupati Jember Tancap Gas Layani Masyarakat

“Kemarin kita ada kedatangan RI 5 Ketua MPR RI H Bambang Soesatyo (Bamsoet) momentum tersebut kita ambil, dikarenakan kalau kita bermain untuk kepentingan masyarakat selalu kita mengendos orang yang diatas kita itu penting sekali,” ungkapnya.

Diketahui, lanjut Bupati Tamba, JKJ yang dahulu pernah hilang dan dikembalikan sekarang dalam bentuk pendekatan pelayanan kesehatan yang bertanggungjawab dan berkualitas tentunya, antara lain dengan cara pendekatan dengan menambah dokter.

Walikota Tangsel Bersama Kapolres Bubarkan Wisata Jaletreng

“Nanti para dokter dan tim medis akan kita tempatkan di Puskesmas masing kecamatan, dan mereka akan turun ke masyarakat itu laporan secara periodik kita lihat nanti apa sudah terlayani atau belum, seperti halnya ibu hamil jangan sampai ngantre berjam-jam di dokter atau di rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan itu tidak boleh sekarang,” terangnya

Disamping itu juga, imbuh Tamba, untuk orang-orang rohaniawan, pengelingsir kita seperti sulinggih yang sudah lingsir, kita berikan prioritas beliau biar tidak ikut ngantre di dokter untuk mendapat pelayanan, sekarang beliau tidak usah datang lagi ke rumah sakit, beliau cukup tunggu dirumah call dokter, puskesmas atau rumah sakit dan juga program JEZ juga sudah aktif jadinya tinggal menghubungi pelayanan akan kerumah.

Swab Antigen Gratis Polres Tangerang Selatan Disambut Antusias

Terkait pembiayaan, Bupati Tamba lebih lanjut menjelaskan, itu sudah geratis, tetap kita mengacu kepada kartu KIS dari BPJS itu merupakan program nasional. Untuk JKJ Plus adalah bukan membebaskan masyarakat gratis berobat dsri JKJ Plus, itu sudah ada dzri BPJS dan KIS.

“Program KIS dan BPJS lebih dimantapkan pelayananya, kalau dulu masyarakat berobat berdasarkan zonasi, sekarang masyarakat bisa berobat di Puskesmas terdekat, itu yang dimagsud mendekatkan pelayanan. Kita sudah tambah dokter lagi 10 orang dan juga ambulan sudah kita tambah lagi,” jelasnya.

Nasib Malang Dua Anak Yatim Piatu Butuh Kepedulian dan Kasih Sayang

Mudah-mudah nanti setelah kemarin di lounching gambarannya seperti apa perjanalan ini akan dinilai oleh masyarakat, setelah berjalan selama 2 Minggu nanti kita akan turun ke masyarakat memastikan bahwa apakah benar dokter tersebut turun kemasyarakat untuk memberi penyuluhan pengobatan kepada masyarakat.

Masih Tamba, Pada kesimpulannya, kami adalah Pemkab Jembrana bukan merawat orang sakit tapi hari ini kita merawat orang sehat biar selalu sehat, tenaga medis kita turun kemasyarakat bukan mencari orang sakit, mencari orang-orang sehat, kalau memang ketemu dengan orang sakit harus diobati pada saat itu juga.

Pos Penyekatan dan Check Point Desa Batu Nanta diperpanjang Sampai 24 Mei 2021

“Mereka turun ke masyarakat bertemu orang sehat disanalan mereka diberi penyuluhan, bagaimana menjaga kesehatan biar tetap sehat dan ambulance tersebut akan kita tempatkan di masing-masing Puskesmas,” uraiannya.

Lebih jelasnya Tamba mengatakan, untuk rasio pelayanan dokter sebelumnya 1 dokter menghandle 7000 orang, tetapi setelah kita menambah dokter lagi kita akan merubah sesuai aturan BPJS 1 dokter menghandle 3000 orang, itu demi mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat (Sub).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *