Persindonesia.com Gianyar – Korban Ni Komang Ayu Ardani sampai saat ini belum ditemukan, diketahui berawal dari Ni Komang Ayu Ardani membonceng Ni Ketut Rindit (55) bersama anaknya I Putu Kevin Ramansa (10) datang dari arah barat menuju arah Banjar Laplapan dengan mengendarai sepeda motor saat itu hujan lebat dan jalanan licin, Jumat (19/03/2021).
Ketiga korban berasal dari Banjar Teruna, Desa Siangan, Kabupaten Gianyar pada hari Kamis (18/03) korban jatuh ke sungai Petanu jalan Br. Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar.
Kemendagri : Hindari Kerugian Perumdam Dan PDAM Harus Jual Air Secara FCR.
Dengan membonceng I Putu Kevin Ramansa (10) tahun dan Ni Ketut Rindit (55) tahun, I Kadek Adi Sudiksa mengatakan, motor vario datang dari arah barat menuju arah Banjar Laplapan dengan mengendarai sepeda motor yang saat itu hujan sangat lebat dan jalanan licin, tuturnya.
Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kasubag Humas Polres Gianyar Akp I Nyoman Hendrajaya seijin Kapolres membenarkan kejadian tersebut, menurut penuturan salah satu saksi bernama I Kadek Adi Sudiksa, mengatakan, ketika dirinya melintas di Jembatan Sungai Petanu Br. Laplapan sempat menoleh kearah utara dan dilihatnya ada cahaya lampu bersinar dipinggir sungai Petanu dibagia utara.
Polsek Gianyar salurkan sembako dari Kapolda Bali kepada warga kurang mampu
“Merasa penasaran saksi lalu membalikan arah sepeda motor untuk mengecek kearah sinar tersebut dari atas jembatan, ternyata yang dilihatnya sinar lampu sepeda motor yang jatuh ke pinggir sungai namun tidak dilihat ada orang dalam lokasi tersebut,” ujarnya.
Hendrajaya melanjutkan, selanjutnya dirinya langsu g melaporkan kejadian tersebut ke Posko Pecalang Br. Laplapan yang di terima oleh I Kadek Latra (45) dan langsung menhubungi Polsek terdekat dan petugas BPBD Kabupaten Gianyar.
Rapat Memanas, Aturan Kemendagri, Kaling Tirta Kusuma Bersikukuh Menjabat Lagi
“Dalam pencarian tersebut petugas berhasil menemukan anak korban bernama I Putu Kevin Ramansa dalam keadaan selamat sedangkan neneknya bernama Ni Ketut Rindit ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan dahi mengalami luka dan dari hidung mengeluarkan darah,” jelasnya.
Ditambahkannya, sampai saat ini ibu dari anak tersebut bernama Ni Komang Ardani belum ditemukan, warga sekitar sudah mengadakan upacara sampai mengerahkan Beleganjur (musik tradisional Bali) untuk mencari korban namun belum berhasil.
Hasil Operasi Antik Menumbing 2021, Polres Bangka Barat Ciduk 4 Orang Warga
“Petugas BPBD Kabupaten Gianyar menghentikan sementara proses pencarian dikarenakan cuaca sudah gelap dan akan dilanjutkan esok hari,” ucapnya.
Lebih jelasnya Hendrajaya mengatakan, diketahui, sebab terjadinya laka lantas Out Of Control tersebut diduga korban Ni Komang Ayu Ardani kurang hati-hati tidak bisa mengendalikan kendaraanya dimana di TKP merupakan jalan tikungan menurun dan ditambah saat itu terjadi hujan sangat lebat. Jenazah korban Ni Ketut Rindit telah di evakuasi dibawa ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar, tutupnya. (Sub/ed27)






