Pangkalan Bun, persindonesia.com — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pangkalan Bun melaksanakan kegiatan pengarahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti Program Asimilasi dan Kegiatan Kerja (Giatja). Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Lapas ini dipimpin langsung oleh Kalapas, Drs. Dawa’i, M.A., didampingi Kasubag Tata Usaha, Kepala KPLP, serta Kasubsi Registrasi dan Bimkemas. Jumat (14/11/2025)
Pengarahan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berfokus pada pemahaman tata tertib, kewajiban, serta hak-hak WBP. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan motivasi agar para peserta dapat menjalani Program Asimilasi dan Giatja dengan disiplin dan penuh kesadaran. Program ini bukan hanya wadah pembinaan, tetapi juga menjadi jembatan penting bagi WBP untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan karakter produktif dan bertanggung jawab.
Dalam arahannya, Kalapas menekankan bahwa kegiatan ini tidak dimaksudkan untuk menekan atau menyudutkan WBP, melainkan memberikan dukungan yang humanis serta pendampingan yang konstruktif.
“Kami melihat saudara-saudara sebagai individu yang sedang berproses memperbaiki diri. Program Asimilasi dan Giatja adalah kesempatan berharga untuk menunjukkan perubahan itu. Kami hadir untuk membimbing, mendampingi, dan memastikan saudara-saudara dapat menjalani proses ini dengan baik,” ujar Dawa’i penuh empati.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu WBP berinisial MA menyampaikan bahwa pengarahan tersebut memberikan rasa tenang sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka.
“Penjelasan dari Bapak Kalapas membuat kami merasa lebih dihargai dan didukung. Kami jadi mengerti apa yang harus kami lakukan dan merasa lebih siap mengikuti program ini,” ungkap MA.
Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan interaktif. Melalui kegiatan ini, Lapas Pangkalan Bun kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan pembinaan yang humanis, mendukung proses perubahan, serta mempersiapkan WBP menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.
Agm






