Libur Panjang, Siapkan 31 Kapal dan Permanenkan KMP Portlink VII untuk Rute Ketapang-Gilimanuk

Persindonesia.com Jembrana – Menghadapi lonjakan kendaraan yang melintas di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk menjelang libur panjang masa liburan sekolah, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menyiapkan hingga 31 armada kapal untuk melayani penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.

Saat dikonfirmasi, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, mengungkapkan, persiapan ini dilakukan mengingat momen libur panjang 1 Muharam dan libur anak sekolah.

“Untuk hari normal 28 kapal, tapi mengikuti situasi dan kondisi di lapangan, bisa tambah 3 armada kapal besar. Kapal full 31 armada, 3 kapal bantuan,” terangnya, Jumat (27/6/2025).

Kobaran Api Ludeskan Kandang Ayam Warga Susut, Kerugian Capai 2 Milyar

Selain penambahan armada, kata Yani, ASDP juga menyiapkan KMP Portlink VII yang memiliki kapasitas lebih besar. Kapal ini biasanya menjadi bantuan saat momen puncak seperti Lebaran atau Tahun Baru. Kini, Portlink VII rencananya akan melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk secara permanen, meski masih dalam proses.

“Nantinya Portlink VII akan permanen tetap melayani penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, namun sekarang masih proses. Dermaga juga semua sudah ready,” katanya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi lintas sektor, termasuk otoritas pelayaran syahbandar, BPTD Pelabuhan, Posal Gilimanuk untuk pengaturan di area pelabuhan dan penyeberangan. Koordinasi juga dilakukan dengan Kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi kepadatan yang meluber hingga ke luar area parkir pelabuhan.

Bali International Hospital Resmi Beroperasi, Prabowo: Wujud Kemajuan Indonesia sebagai Negara Besar

“Kami memprediksi peningkatan arus akan terjadi seiring dengan libur panjang sekolah. Jika sangat padat, koordinasi akan dilakukan untuk memanfaatkan terminal kargo Gilimanuk sebagai area penampungan kendaraan,” jelasnya.

Yani juga menyoroti potensi gangguan jadwal penyeberangan akibat cuaca ekstrem. Ia mencontohkan pada Rabu (25/6) malam lalu, penyeberangan sempat tertunda sekitar 2 jam karena ombak tinggi, yang menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga keluar Pelabuhan Gilimanuk.

“Antrean karena peningkatan volume kendaraan besar dan kendaraan penumpang. Karena libur sekolah dan long weekend. Cuaca Kamis malam kemarin juga pengaruh, efek antrean khususnya truk,” pungkasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *