Persindonesia.com Jembrana – Terkait melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana yang sebelumnya sempat zero, Bupati I Nengah Tamba mengintruksikan anggaran gedung pelayanan publik di tangguhkan untuk memback up penyediaan anggaran penyelesaian Covid-19.
Polri Gelar Baksos Serentak se-Indonesia Jelang Hari Bhayangkara ke-75
Hal tersebut diutarakan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba SH saat di konfirmasi awak media setelah rapat pertama pembahasan Covid-19 di Ruang Rapat Pemkab Jembrana. Jumat (25/06).
“Kami tunda dan anggaran kita refocusing. Antisipasi yang terburuk, kami juga berfikir siapa yang hari ini di masa pandemi urus ijin. Itu kita kesampingkan dulu, anggaran untuk cadangan emergency. Uang itu juga toh uang rakyat kita manfaatkan untuk keperluaan rakyat,” tegas Bupati Tamba.
Babinsa Desa Mempaya Hadiri Rapat Penetapan Data Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Mempaya
Dirinya juga mengatakan, pola pembangunan yang dilakuan saat ini tidak mengutamakan pencitraan yang belum tentu bermanfaat bagi masyarakat. Tetapi pembangunan yang dapat dirasakan langsung pada perekonomian masyarakat di antaranya sektor pertanian, perikanan dan peternakan.
“Kelanjutan gedung ini juga belum potensial untuk pemerintah. Dan saat ini, kita fokus untuk menggenjot gebyar vaksinasi agar terpenuhi seluruh masyarakat Jembrana. Seperti halnya di luar Negeri, pertandingan sepakbola digelar dan penonton datang tanpa masker. Ternyata mereka 100 persen sudah vaksin. Kita juga ada harapan seperti itu, harus berfikir positif (ada harapan), karena itu kita genjot vaksin,” terangnya.
Operasi Cipkon Aman Nusa II Penegakan Peegub DKI Jakarta NO. 3 Oleh Empat Pilar Kec. Pulogadung
Dari evaluasi, lanjut Tamba, untuk menyukseskan vaksinasi ini, bila Sabtu-Minggu tidak melayani, kini akan dibalik sehingga tanpa ada jeda waktu vaksinasi menjadi Senin dan Jumat dikurangi, tapi Sabtu dan Minggu di genjot vaksinasi. Gak ada Libur, Sabtu dan Minggu digeber vaksinasi .
Babinsa Air Rayak Pantauan Giat Vaksinasi Kepada 200 Warga
“Kita akan memakai trik yang akan diterapkan dan akan meminta seluruh Sekaa Jegog divaksinasi. Selanjutnya, para Sekaa Jegog ini nantinya akan diundang tampil pentas saat vaksinasi. Harapannya masyarakat yang belum vaksin datang ke lokasi dengan hiburan Jegog,” ungkapnya.
Terkait sektor pertanian, Bupati Tamba memberikan support penuh pada sektor UMKM di Jembrana untuk bertahan di masa pandemi yang belakangan semakin buruk. “Hari ini saya memberikan suport penuh saat penanaman. Sektor seperti ini menurutnya harus disupport dan langsung dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Sub/ed27)






