Persindonesia.com Jembrana – Nasib SDN Belimbing Sari di Desa Belimbing Sari, Kecamatan Melaya seperti diujung tanduk, bertahun-tahun sekolah satu-satunya SD Negeri yang ada di Desa Blingbing Sari minim mendapatkan siswa, masyarakat Desa Blingbing Sari lebih cenderung menyekolahkan anaknya di SD Kristen yang merupakan sekolah swasta.
Terkait hal tersebut, keberadaan SDN Blingbing Sari akan terancam di Regrouping oleh pemerintah dikarenakan bertahun-tahun sekolah tersebut minim mendapatkan siswa. Selain itu penduduk di Desa Blingbling Sari juga sedikit yang usia sekolah sedikit, masyarakat lebih menyekolahkan anaknya di sekolah swasta disana.
All Bikers Bali Dukung Kebijakan Pemerintah Menjaga Kamtibmas
Saat dikonfirmai awak media, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga I Gusti Putu Anom Saputra membenarkan sekolah tersebut bertahun-tahun minim mendapatkan siswa. “Kebanyakan dari siswa disana memilih bersekolah di sekolah swasta yang ada disana. Sekolah ini yang sedang kita kaji sekarang,” ujarnya. Senin (19/9/2022).
Anom mengaku, pihaknya sudah melapor kepada Bupati Jembrana sebelumnya. Dari hasil kajian rencananya akan di regrouping. “Dari hasil kajian kita nanti ada rencana kalau harus di reduping, kita berpikir siswa disana disekolahkan di sekolah terdekat, karena biaya operasional sekolah juga sama. Dulu juga kita sudah mengarahkan desa-desa tetangga untuk bersekolah disana akan tetapi tidak bisa,” terangnya.
Dinas Damkar Tangsel Sebut Banyak Terjadi Kebakaran Disebabkan Korsleting Listrik
Sebelumnya, menurut Anom, untuk pemerataan Pendidikan, pihaknya sudah pernah mendorong beberapa desa yang terdekat untuk bersekolah di SD Blingbing Sari akan tetapi tidak bisa. “Jika memang akan di regrouping kita akan mengkaji terlebih dahulu, kita pasti pikirkan itu, dan di kaji kemana diarahkan agar dapat tempat dan juga asetnya itu sedang kita kaji dikarenakan sudah berjalan sekian tahun,” pungkasnya. Ida






