Persindonesia.com Banyuwangi – Berawal dari penemuan handphone oleh salah satu wartawan berinisial I, diduga kasus perselingkuhan seorang Guru di salah satu sekolah ternama di Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi dengan seorang pujangga. Senin (14/04).
Sehari Jelang Dibuka, Seluruh Personel Satgas TMMD Kodim Karangasem Tes Rapid Antigen
Atas penemuan tersebut salah seorang wartawan tersebut sebelumnya merasa kebingungan dengan adanya penemuan tersebut, bermaksud mencari informasi terkait pemilik handphone, dirinya mencoba membuka isi chat di handphone tersebut.
Saat di konfirmasi atas penemuan handphone tersebut wartawan I mengatakan, saat dicek isi dari chat di handphone dengan maksud mencari siapa pemiliknya, dirinya terkejut dari isi chat pemilik handphone tersebut berisi kata-kata manis bermesraan, yang diduga dengan salah seorang guru.
Wabup Karangasem, TMMD Memajukan Dan Mensejahterakan Masyarakat
Adapun isi chat tersebut yang ditemukan oleh wartawan berinisial I berisi kata kata manis, “i love you, sayangku, cantiku, manisku”, yang mereka berdua ungkapkan, perasaan di dalam handphone, mereka juga menyebutkan, “perbedaan usia yang terpaut jauh berbeda, perbedaan usiapun tak jadi masalah di antara mereka”.
Mereka juga, lanjut wartawan I, mengatakan, ‘saya sekata sepakat saling menjaga menjalin cinta dan berhubungan”, diketahui padahal oknum guru yang di panggil sayang oleh pemilik hanphone tersebut sudah bersuami. Ia juga menyebutkan bahwa, “ia tidak begitu disukai oleh suaminya, berbeda dengan pean manis, sayang”, isi chat tersebut.
Saat dikonfirmasi oleh wartawan I, seorang diduga guru tersebut setelah dikonfimasi awak media menyangkal bahwa dirinya tidak pernah berhubungan, yang telah di tanyakan oleh penemu handphone wartawan I tersebut.
Bupati Tamba: Pengurusan Ijin Administrasi Perahu Jangalah Dipersulit
Saat wartawan I konfirmasi dengan salah satu warga yang dekat berada disekolah tersebut yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan, memang benar wanita yang diduga seorang guru diisi chat hanphone tersebut memang benar mengajar di sekolah tersebut. Sampai saat ini belum ada pihak yang konfirmasi, terang wartawan I. (Er/Abadi)






