Motor Viral Hilang Ditemukan Kembali di Betung, Polres Muba dan FRIC Muba Amankan Penyerahan Secara Kekeluargaan

MUBA, Persindonesia.com — Sepeda motor jenis New Vixion berwarna hitam yang dilaporkan hilang sejak 24 September 2026 dan sempat viral di media sosial Facebook, akhirnya berhasil ditemukan kembali pada Sabtu malam, 2 Oktober 2026, di wilayah Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin (03/10/26)

Penemuan bermula saat keluarga Pak Zarnadi Effendi bersama cucunya, Ridho, melintas di sekitar kawasan Pasar Betung, tidak jauh dari Simpang Tugu Polwan. Mereka melihat sepeda motor dengan ciri fisik, warna, serta nomor polisi yang sama persis dengan motor milik keluarga. Motor tersebut dikendarai oleh sepasang suami istri.

Mendapati hal tersebut, keluarga segera mendekati dan menanyakan asal-usul kendaraan. Saat itu juga, Pak Zarnadi langsung meminta kunci kontak dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta menghubungi pemilik motor, Rolando. Ayah Rolando bergerak cepat menemui Kepala Dusun Lumpatan Bapak Anto dan Kepala RT Lumpatan Bapak Bayumi, lalu bersama-sama melaporkan perkembangan tersebut ke Polsek Musi Banyuasin dan Polres Musi Banyuasin.

Pihak kepolisian menindaklanjuti dengan sigap. Unit Reskrim Polsek Sekayu melakukan panggilan video komunikasi dengan Pak Zarnadi Effendi dan pihak yang mengendarai motor tersebut. Berdasarkan arahan, tim Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Muba yang dipimpin Candra bersama dua anggotanya, Edwin dan Rolando, berangkat ke lokasi penemuan di Betung.

Sesampainya di lokasi, tim menemui Bapak Gatot yang saat itu mengendarai motor tersebut. Gatot menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui motor itu adalah hasil pencurian. Menurut keterangannya, motor tersebut baru saja dititipkan untuk dicuci di tempat usahanya oleh seseorang yang tidak dikenalnya. Karena ada urusan keluarga, Gatot meminjam motor tersebut untuk digunakan bersama istri dan anaknya, tanpa mengetahui status aslinya.

“Motor ini baru dititipkan siang tadi. Saya tidak tahu menahu motor ini hilang atau dicuri. Istri dan anak saya pun kaget mengetahui hal ini,” ujar Gatot.

Setelah bermusyawarah antara kedua belah pihak dan pendampingan tim FRIC, Gatot menyerahkan motor tersebut kepada pemiliknya dengan sukarela. Keluarga pemilik motor dapat memaklumi keterangan tersebut dan menyambut baik penyelesaian secara kekeluargaan.

Pemilik motor, Rolando, menyampaikan rasa syukurnya:

“Alhamdulillah motor saya ditemukan kembali. Meski kondisinya sudah tua dan tidak terlihat bagus lagi, motor ini menyimpan sejuta kenangan dan selalu setia menemani saya bekerja.”

Rolando juga berharap agar pihak berwenang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan pelaku pencurian sebenarnya, agar warga tidak lagi merasa cemas dan resah.

Sementara itu, Ketua FRIC Muba, Candra, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran kepolisian ” Terima kasih kepada Bapak Kapolres Musi Banyuasin, Kapolsek Sekayu, serta seluruh tim Unit Reskrim. Komunikasi yang baik, respon cepat, dan pelayanan yang mengayomi menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kerjasama antara kepolisian dan masyarakat ini sangat elegan, berwibawa, dan patut dicontoh.”

Kasus ini menunjukkan sinergi yang harmonis antara aparat kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga dalam mengembalikan hak milik serta menjaga kerukunan antarwarga.

Candra Ketua Fast respon Indonesia Center berharap Pihak kepolisian akan terus menelusuri jejak pelaku yang sebenarnya guna menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas.

( Red )