Persindonesia.com Jembrana – Memastikan kelancaran program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait pemberian makanan bergizi gratis untuk anak sekolah, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zambroni, didampingi oleh Dandim 1617 Jembrana, Letkol Inf M. Adriansyah, melakukan pemantauan di Dapur Sehat Nasional serta sekolah penerima manfaat program tersebut di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Usai melakukan pemantauan, Mayjen TNI Muhammad Zambroni menyampaikan apresiasinya terhadap program makanan bergizi gratis ini. Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah awal yang sangat baik dari pemerintah untuk mendukung kesehatan anak-anak sekolah. “Dapur ini didirikan di atas tanah milik pemerintah. Kodim telah menentukan titik-titik lokasi dapur dan pendistribusiannya. Di wilayah Bali, dapur pertama didirikan di Kodim Karangasem, namun implementasinya justru lebih dulu dilakukan oleh Kodim Jembrana,” ujarnya., Selasa (14/01/2025).
Ia menambahkan, pelaksanaan program di Jembrana telah berjalan selama satu minggu dan menunjukkan hasil yang memuaskan. “Saya melihat pola kerja di dapur sudah jauh lebih efisien. Dalam satu minggu ini, mereka telah menemukan pola kerja yang efektif. Kami berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan agar makanan yang diberikan tetap berkualitas,” ungkapnya.
Kasus Perundungan SMA Gloria: Ivan Sugianto Diserahkan ke Kejaksaan untuk Proses Hukum Lanjutan
Program ini, lanjutnya, tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting, tetapi juga menguatkan perekonomian daerah. “Ini adalah program pemerintah yang sangat baik. Jika kualitasnya terus terjaga, manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Dalam kunjungannya ke sekolah penerima manfaat program, Pangdam juga menyampaikan bahwa siswa-siswa sangat merespons positif program ini. Mereka mengaku bisa menghemat uang jajan dan belajar lebih tenang setelah mendapatkan makanan bergizi gratis.
“Ketika anak-anak tidak dalam keadaan lapar, mereka bisa mengikuti proses belajar secara efektif. Program ini membantu mereka untuk tetap kenyang sehingga fokus belajar menjadi lebih baik,” jelasnya.
Astaga! Bayi Perempuan Ditemukan Tergletak di Garase Warga Tamanbali Bangli
Disinggung tidak adanya susu dalam menu makanan bergizi gratis di Jembrana, Pangdam menjelaskan bahwa dapur telah melibatkan ahli gizi untuk memastikan kecukupan nutrisi harian. “Ahli gizi sudah menghitung kebutuhan gizi harian. Jika ada bahan makanan yang tidak tersedia, maka akan ada bahan pengganti untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” tutupnya. Ts






