Persindonesia.com Jembrana – Pelaksanakan Kegiatan Operasi Yustisi Gabungan Penegakkan Disiplin Prokes Dimasa Pemberlakuan PPKM Skala Mikro di Wilayah Jembrana dicederai oleh ulah oknum masyarakat yang menantang petugas gabungan dengan kata-kata kasar, sekira pukul 09.20 Wita, Sabtu (27/03).
Kegiatan yang bertempat di Jln.Hayam Wuruk, Kelurahan Dangin Tukadaya, Jembrana, petugas berhasil menjaring 9 orang warga yang melanggar prokes tanpa menggunakan masker. Dari 9 orang terjaring 1 diantaranya melawan petugas saat ditegur malah melontarkan kata-kata kotor sehingga bersitegang dengan petugas.
Kapolda Bali Pantau Pelaksanaan Vaksin Drife True
Oknum masyarakat tersebut berinisial MHS (35) berasal dari Jl.G. Semeru, GG VI, Kel. Loloan Timur, Jembrana.
Pantauan awak media dilapangan, oknum MHS tersebut saat mengemudikan sepeda motornya memakai masker tapi tidak sesuai, disaat diberi teguran oleh petugas yang bersangkutan melawan petugas dengan alasan punya penyakit asma dan mengucapkan kata kotor “Petugas A…. kalau berani sini lawan satu-satu”, dan oknum tersebut langsung ngacir meninggalkan lokasi.
OPINI HATI : Pemerintah Bondowoso Tidak Seharusnya Senang Dulu Dapat WTP, Ada Alasannya !
Saat dimintai keterangan Ka Pusdal Ops Amanusa II 2021 AKP I Putu Indrayasa mengatakan, kita memberikan teguran ke warga dengan dengan humanis, yang bersangkutan ditegur oleh petugas dikarenakan menggunakan masker tapi tidak benar sehingga yang bersangkutan melawan.
“Petugas tetap memberikan teguran dengan cara humanis, yang bersangkutan habis melontarkan kata-kata langsung meninggalkan lokasi dan Surat Identitas Mengemudi berhasil kami tahan,” ujarnya.
Babinsa Desa Keciput Monitoring Road Bike Championship (IROCS) Seri 2
Lebih jelasnya Indrayasa mengatakan, kegiatan Operasi Yustisi Gabungan Penegakkan Disiplin Protkes Dimasa Pemberlakuan PPKM Skala Mikro merupakan edukasi dengan simpatik, sehingga memberi himbauan agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan sehingga bisa memutus tali rantai Covid-19,” tutupnya. (ed27)






