Bogor | Persindonesia.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD terus mematangkan arah pembangunan untuk tahun anggaran 2026. Sejalan dengan visi dan misi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, fokus utama pembangunan diarahkan pada penguatan desa, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Langkah konkret tersebut dibahas dalam rapat finalisasi Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pedoman Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan 2026 yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Jumat (3/10/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Asmin, serta dihadiri sejumlah perangkat daerah dan perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor.
Bupati Rudy menjelaskan, rancangan Perbup tersebut tidak hanya mengatur mekanisme penyaluran bantuan keuangan desa, tetapi juga menjadi instrumen strategis pembangunan jangka panjang.
“Tiga pilar utama kebijakan ini meliputi pembangunan infrastruktur desa berkelanjutan, peningkatan SDM melalui program Satu Desa Satu Sarjana, serta penguatan ekonomi lokal lewat pembinaan UMKM, koperasi, dan pengelolaan sampah ramah lingkungan,” ujar Rudy.
Sebagai bentuk penguatan komitmen terhadap pembangunan desa, Pemkab Bogor juga menaikkan bantuan keuangan desa dari Rp1 miliar menjadi Rp1,5 miliar per tahun untuk setiap desa. Menurut Rudy, kebijakan tersebut akan memberi ruang lebih besar bagi pemerintah desa dalam mengoptimalkan potensi lokal serta memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dukungan terhadap arah kebijakan pembangunan desa itu juga datang dari DPRD Kabupaten Bogor. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi, menegaskan komitmen DPRD untuk memastikan kebijakan anggaran 2026 berjalan efektif dan merata.
“APBD 2025 telah menembus Rp10 triliun. Ini bukti sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tahun 2026, kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat desa,” kata Wawan saat reses di Aula Kantor Kecamatan Cisarua, Senin (6/10/2025).
Ia menambahkan, Kecamatan Cisarua akan menjadi salah satu kawasan prioritas dengan percepatan pembangunan paling utama. “Kami ingin memastikan setiap rupiah dari anggaran berdampak langsung bagi masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal,” tegasnya.
Bupati Rudy menutup dengan menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan kunci menuju Kabupaten Bogor yang mandiri dan berkeadilan. “Ketika desa kuat, maka Bogor akan tumbuh sebagai daerah yang sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya. penulis(sam***)






