Pemkab Klungkung Komitmen Kawal Transformasi Digital Sektor Pelayanan Publik

PERSINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung berkomitmen penuh mengawal transformasi digital dalam sektor pelayanan publik. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Piloting Digitalisasi untuk Bantuan Sosial (Bansos) di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).

Rapat strategis yang berfokus pada monitoring 43 kabupaten/kota terpilih ini dipimpin langsung oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk Gubernur Bali I Wayan Koster, serta diikuti secara daring oleh bupati dan wali kota dari seluruh Indonesia.

Baca Juga : Jelang Lomba HKG PKK Se-Bali, Bupati Satria Motivasi Kontingen Klungkung

Selain mematangkan implementasi Pemerintah Digital (Digital Government), rakor ini juga menjadi agenda krusial dalam mempersiapkan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia untuk meninjau langsung progres digitalisasi bansos di lapangan.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyatakan bahwa digitalisasi adalah kunci utama untuk menciptakan sistem penyaluran bantuan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari salah sasaran. Menurut Bupati, terpilihnya Klungkung sebagai salah satu lokus perluasan program nasional ini dinilai sebagai peluang besar sekaligus tanggung jawab yang harus dikawal ketat.

“Kami di Klungkung siap mengawal penuh program ini. Dengan sistem digital yang terintegrasi, diharapkan tidak ada lagi masyarakat penerima manfaat yang terlewat. Proses penyalurannya pun bisa terpantau secara real-time,” tegas Bupati Satria di sela-sela kegiatan.

Menindaklanjuti arahan dalam rakor tersebut, Pemkab Klungkung kini bergerak cepat membangun komunikasi intensif dengan Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Bali. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh instrumen pendukung di daerah benar-benar matang.

Baca Juga : Diduga Alami Serangan Jantung, WNA Denmark Hembuskan Nafas Terakhir di Nusa Penida

“Bukan hanya infrastruktur teknologi yang kita siapkan, tetapi juga validasi data yang akurat serta kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di lapangan. Ini penting, tidak hanya untuk menyukseskan program nasional, tetapi juga untuk memastikan Klungkung siap menyambut kunjungan kerja Bapak Presiden RI,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *