Persindonesia.com Batam — Seorang pemuda berinisial MD (26) nekat memanjat tower jaringan telekomunikasi di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kamis (26/2/2026). Aksi berbahaya tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar dan memicu operasi evakuasi oleh petugas gabungan demi mencegah risiko jatuh dari ketinggian.
Tower yang dipanjat diketahui merupakan milik PT Bersama Group yang digunakan bersama oleh sejumlah operator, antara lain Smartfren, Telkomsel, dan Indosat.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh JF, Koordinator Lapangan tower jaringan PT Bersama Group, yang saat melintas melihat seorang pemuda berada di puncak tower. Menyadari potensi bahaya yang mengancam keselamatan, saksi segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Batu Aji untuk ditindaklanjuti.
Forkopimda Tinjau Harga dan Stok Sembako Jelang Lebaran di Kabupaten Tegal Ok
Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengatakan proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar empat jam. Petugas gabungan dari Tim SAR Sat Brimobda Kepri dan Tim Rescue Damkar BP Batam melakukan pendekatan persuasif agar korban bersedia turun secara sukarela.
“Personel Sat Brimobda Kepri Bharatu Renaldi menjadi petugas pertama yang berhasil menjangkau korban di atas tower. Yang bersangkutan dipeluk dan ditenangkan sebelum akhirnya dievakuasi turun dengan selamat sekitar pukul 16.15 WIB,” ujar Kapolsek.
Usai dievakuasi, MD langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Batu Aji untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian masih mendalami motif pemuda tersebut memanjat tower jaringan.
Bupati Satria Teken Perjanjian Pinjam Pakai Aset dengan Kantor Imigrasi
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari para saksi, sehingga motifnya belum dapat disimpulkan,” kata Bayu. (Jeffri)






