Persindonesia.com, Tegal – Sebanyak 271 siswa SMP Negeri 1 Kramat, Tegal, dinyatakan lulus pada ujian akhir dan merayakan kelulusan mereka dengan cara yang unik dan meriah—tanpa mengharuskan adanya iuran dari siswa. Acara perpisahan ini berlangsung pada Selasa, 3 Juni 2025, dengan dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal.
Perayaan ini berlangsung sederhana namun penuh kegembiraan. Dengan dipandu oleh para dewan guru, para siswa merancang sendiri acara perpisahan mereka agar tetap berkesan tanpa membebani orang tua secara finansial.
Salah satu momen paling seru dalam acara ini adalah ketika mobil Damkar berkapasitas 3.000 liter menyemprotkan air ke arah para siswa. Sebanyak 271 siswa yang telah lulus tampak antusias dan bergembira saat diguyur air oleh petugas Damkar.
Persoalkan Kejelasan Status, PPDI Ajukan Aspirasi ke Komisi I DPRD Bangli
Noro, salah satu petugas Damkar yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menyatakan rasa senangnya bisa membantu menciptakan momen bahagia bagi para siswa.
“Kalau melihat anak-anak bahagia, saya juga ikut bahagia. Kalau kami bisa membuat orang senang, kenapa tidak?” ujar Noro.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kramat, Hening Haryati, S.Pd., M.Pd., turut memberikan harapan terbaik bagi para siswa.
Bupati Kembang Hartawan Siap Jalin Sinergi dengan Karutan Negara
“Semoga anak-anak yang lulus bisa menjadi generasi yang cerdas, pintar, dan sukses di masa depan, serta mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Acara ini merupakan hasil inisiatif penuh dari para siswa. Mereka merancang konsep, mencari solusi untuk pembiayaan, dan berkoordinasi dengan pihak sekolah yang kemudian membantu pengajuan permohonan bantuan ke Damkar.
Triana, salah satu siswa yang lulus, mengungkapkan rasa bahagianya. “Walau sederhana, diguyur air Damkar seperti ini terasa sangat seru dan berkesan. Ini akan menjadi kenangan indah yang tidak akan terlupakan,” ujarnya.
Jenazah Putu Dari Telah Diterbangkan dari Kazakhstan Menuju Tanah Air
Acara perpisahan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kreativitas bisa menciptakan kenangan manis tanpa harus membebani siapa pun secara finansial. Red/Kar)






