PERSINDONESIA.COM – Rencana pelaksanaan Upacara Manusa Yadnya Masal gratis untuk seluruh umat Sedharma di Kabupaten Klungkung serangkian Hari raya Tumpek Wayang yang digagas Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Klungkung mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung.
Hal tersebut terungkap saat Bupati Klungkung, I Made Satria, menerima audiensi dari jajaran pengurus PHDI bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (8/9). Pihaknya menilai program Manusa Yadnya Masal gratis ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menjaga tradisi keagamaan serta nilai kepedulian sosial di Klungkung.
Baca Juga : Anggrek Lokal Bali Didorong Kembali Jadi Primadona, PAI Gandeng Univ.Udayana
“Pemerintah Daerah mendukung penuh program positif ini. Selain meringankan beban ekonomi warga, pelaksanaan yadnya secara masal juga menguatkan rasa kebersamaan dan gotong royong antarumat Sedharma,” ujar Bupati Satria.
Sebelumnya, Ketua PHDI Kabupaten Klungkung, Jero Mangku Kadek Candra memaparkan bahwa program ini diselenggarakan guna membantu masyarakat Hindu menjalankan swadharma keagamaan tanpa terkendala beban biaya.
Adapun jenis upacara yang akan dilayani secara gratis meliputi, Mepandes (Potong Gigi), Bayuh Wayang Sapuh Leger, Bayuh Sukerta, Bayuh Tampel Bolong, Mapetik Rambut, dan Tiga Bulanan.
Baca Juga : Optimalkan Layanan, Petugas Pasar di Klungkung Digembleng dan Jalani Tes Urine
“Rangkaian Upacara Manusa Yadnya Masal ini akan dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Tumpek Wayang, pada Sabtu, 10 Oktober 2026,” bebernya.
Pemerintah Kabupaten Klungkung mengajak seluruh masyarakat yang ingin memanfaatkan pelayanan ini untuk segera berkoordinasi dan mendaftarkan diri melalui pengurus PHDI Klungkung maupun panitia setempat.(*)






