Sinkronisai DTSEN dan Pembentukan Sekolah Rakyat, Bupati Satria Jajaki Kemensos RI

PERSINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus menggenjot percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. Langkah konkret ini diwujudkan Bupati Klungkung, I Made Satria, saat melakukan audiensi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/9).

Kedatangan Bupati Klungkung dalam rangka menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan program prioritas nasional ini diterima Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono, beserta jajaran pejabat Kemensos RI. Pembahasan difokuskan pada sinkronisasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penanganan kendala integrasi data sosial di daerah, serta pengawasan penyaluran bantuan agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga : Selaraskan Program Pusat dan Daerah, Wabup Tjok Surya: Pemerintah Desa Perkuat Tata Kelola

Bupati Klungkung, I Made Satria menegaskan pentingnya keterpaduan data agar program penanganan kemiskinan di Klungkung membawa dampak nyata yang berkelanjutan. Menurut Bupati Satria, dengan pemutakhiran dan sinkronisasi DTSEN, pihaknya ingin memastikan seluruh program perlindungan sosial di Klungkung berjalan tepat sasaran tanpa kendala data, sehingga sejalan dengan prioritas nasional.

Selain pembenahan data, Pemkab Klungkung dan Kemensos RI juga mematangkan rencana pembentukan Sekolah Rakyat di Kabupaten Klungkung. “Program ini tidak hanya memfasilitasi akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membekali para orang tua dengan program pemberdayaan ekonomi,” ujar Bupati Satria.

Sebagai langkah awal pelaksanaan, tim Kemensos RI dijadwalkan segera turun ke lapangan untuk meninjau lokasi di wilayah Klungkung Daratan dan Nusa Penida. Lanjut kata Bupati Satria, skema terpadu ini menjadi sarana strategis untuk memutus rantai kemiskinan antar-generasi.

“Melalui Sekolah Rakyat, kita tidak hanya menjamin pendidikan anak-anak, tetapi juga memberdayakan orang tua mereka secara ekonomi agar keluarga penerima manfaat bisa mandiri dan lepas dari kemiskinan,” ungkapnya.

Baca Juga : Kemensos : Pelayanan Bagi Penerima Manfaat Harus Berdasarkan Asesmen

Sementara itu, Wamensos RI Agus Jabo Priyono mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Klungkung dan mendorong percepatan pemutakhiran data Perlindungan Sosial (Perlinsos). Ia juga mengajak Pemkab Klungkung mengoptimalkan berbagai program unggulan Kemensos, seperti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), serta memperkuat kesiapsiagaan daerah lewat Kampung Siaga Bencana.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Klungkung turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(*)