Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa.
Badung Persindo – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran rumah tangga terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung melalui pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga yang digelar di Aula Kantor Camat Kuta Selatan, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa. Hadir pula Ketua WHDI, jajaran Dharma Wanita Persatuan, perwakilan PMI dan PLN Badung, serta peserta pelatihan yang berasal dari wilayah Kecamatan Kuta Selatan.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026, dengan melibatkan 55 peserta. Materi yang diberikan meliputi pengenalan penyebab kebakaran rumah tangga, langkah pencegahan, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), simulasi pemadaman api, hingga prosedur evakuasi saat kondisi darurat.
Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menilai pelatihan tersebut sangat penting karena ibu rumah tangga memiliki peran utama dalam menjaga keamanan lingkungan keluarga sehari-hari.
Menurutnya, sebagian besar potensi kebakaran rumah tangga berasal dari aktivitas domestik seperti penggunaan kompor, instalasi listrik, maupun alat elektronik yang digunakan setiap hari di rumah. “Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan keluarga. Dengan pemahaman yang baik terkait pencegahan dan penanganan kebakaran, risiko terjadinya musibah dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan serupa nantinya dapat diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Badung serta melibatkan lebih banyak organisasi perempuan dan kelompok masyarakat agar edukasi keselamatan semakin merata.
Selain memberikan teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung penggunaan alat pemadam kebakaran agar mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana kebakaran semakin meningkat, sekaligus membentuk keluarga yang lebih siap menghadapi keadaan darurat di lingkungan masing-masing.
@Krg*






