Ratusan Siswa di Bubutan Surabaya Diduga Keracunan MBG, Polisi Turun Tangan

Kapolsek Bubutan meninjau Siswa yang Diduga Keracunan MBG

Surabaya, Persindonesia.com– Insiden dugaan keracunan massal menimpa ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Peristiwa ini diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Saputra, S.I.K., M.Si., CPHR., bersama Kanit Reskrim Aiptu M. Noor, S.H., M.H., langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Polisi kini bergerak cepat melakukan penanganan korban sekaligus penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian.

Data sementara menyebutkan sedikitnya sembilan sekolah terdampak. Lebih dari 100 siswa mengalami gejala keracunan dan sempat mendapatkan perawatan di RS IBI Surabaya.

Saat ini, sebagian besar siswa telah dipulangkan. Tercatat 104 siswa sudah kembali ke rumah, satu masih dalam observasi, dan tiga lainnya menjalani perawatan inap.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas makanan dalam program MBG. Mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga standar kelayakan konsumsi harus dipastikan aman untuk siswa.

Kasus keracunan makanan MBG di Surabaya ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi bersama pihak terkait berupaya mengungkap penyebab pasti agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Red-sam)

Ratusan Siswa di Bubutan Surabaya Diduga Keracunan MBG, Polisi Turun Tangan

Surabaya, Persindonesia.com– Insiden dugaan keracunan massal menimpa ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Peristiwa ini diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Saputra, S.I.K., M.Si., CPHR., bersama Kanit Reskrim Aiptu M. Noor, S.H., M.H., langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Polisi kini bergerak cepat melakukan penanganan korban sekaligus penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian.

Data sementara menyebutkan sedikitnya sembilan sekolah terdampak. Lebih dari 100 siswa mengalami gejala keracunan dan sempat mendapatkan perawatan di RS IBI Surabaya.

Saat ini, sebagian besar siswa telah dipulangkan. Tercatat 104 siswa sudah kembali ke rumah, satu masih dalam observasi, dan tiga lainnya menjalani perawatan inap.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas makanan dalam program MBG. Mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga standar kelayakan konsumsi harus dipastikan aman untuk siswa.

Kasus keracunan makanan MBG di Surabaya ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi bersama pihak terkait berupaya mengungkap penyebab pasti agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Red-sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *