PPDB tahun 2024/2025 di Jembrana, Rombel Memadai dan Zonasi Diubah

Persindonesia.com Jembrana – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SD dan SMP tahun 2024/2025 berbeda dari tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana telah mempersiapkan jumlah rombel agar memadai, begitu juga zonasi akan dirubah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdikpora, I Gusti Putu Anom Saputra, saat dikonfirmasi di kantornya pada Rabu (12/6/2024).

“Secara umum, persiapan PPDB untuk SD dan SMP di Kabupaten Jembrana sudah siap. Kami telah menyiapkan pedoman dan memastikan jumlah rombel yang memadai untuk menampung seluruh peserta didik yang akan masuk ke tingkat SD dan SMP,” ujarnya.

Kejari Bondowoso Tetapkan Tersangka Dugaan Kasus Traktor Roda 4

Anom menjelaskan, berdasarkan data, terdapat 3.702 siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP tahun ini. Disdikpora telah menyiapkan 3.808 rombel untuk SD, yang berarti jumlahnya melebihi kebutuhan.

“Di beberapa sekolah, memang ada kecenderungan lebih banyak siswa SD yang memilih madrasah. Oleh karena itu, kami menyiapkan 119 rombel di SMP, yang cukup untuk menampung seluruh lulusan SD di Kabupaten Jembrana,” jelasnya.

Mengenai jalur PPDB, Anom mengatakan masih sama seperti tahun lalu, yaitu jalur afirmasi, pindahan orang tua, dan zonasi. Namun, terdapat beberapa perubahan pada zonasi berdasarkan masukan dari kepala desa, kepala wilayah, dan untuk mengantisipasi pemerataan perolehan siswa di beberapa sekolah.

Kasus Bunuh Diri Remaja di Jembrana Dominan Kasus Keluarga

“Penyesuaian zonasi dilakukan untuk unsur kewilayahan, yaitu lingkup banjar. Hal ini dilakukan agar tidak ada sekolah yang kekurangan murid. Kami telah dikunjungi oleh PPNP dan Ombudsman untuk mengecek persiapan PPDB dan dinyatakan siap,” ucapnya.

Terkait dengan sekolah yang tidak melanjutkan operasionalnya, Anom menjelaskan bahwa SMP Nasional Melayu telah menyampaikan tidak akan menerima murid baru tahun ini. Sedangkan SMP Jalan Jeddah telah mengajukan proses penutupan sekolah.

“Tujuh murid kelas 3 di SMP Jalan Jeddah telah dipindahkan ke SMP 2 Melaya. Artinya, tidak ada lagi murid di SMP Nasional Melaya,” katanya.

Menhan Prabowo dan Raja Yordania Duduk Bersama Lagi Usai KTT, Bahas Peningkatan Bantuan Untuk Gaza

Anom berharap, dengan kesiapan yang matang, Disdikpora Jembrana berharap PPDB SD dan SMP tahun 2024/2025 dapat berjalan lancar dan seluruh peserta didik mendapatkan tempat belajar yang sesuai. Dar

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *