Persindonesia.com Jembrana – Mahasiswa gabungan dari berbagai universitas yang ada di Pulau Jawa dan Sumatra, yang berjumlah 63 orang. Dengan menggunakan 2 bus nekat datang ke Bali pada hari Senin 14 November 2022, disaat menjelang puncak KTT G20 pada hari ini Selasa 15 sampai 16 November 2022 yang diadakan di Nusa Dua Bali. Adapun tujuan mahasiswa gabungan tersebut menurut pengakuan Ketua Panitia PNMHI XXXIV, I Gusti Agung Yudhistiwara Anandya datang ke Bali dalam rangka kegiatan berisi lima kompetisi akademis dan tour selama 5 hari di Bali.
Sebelumnya, mahasiswa gabungan tersebut sebelumnya sempat tertahan perjalanannya di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, setelah dilakukan pendataan dan membuat surat pernyataan serta adanya kordinasi antara pihak Polda Jawa Timur dan Polda Bali, akhirnya sekitar pukul 13.00 mereka diijinkan menyeberang ke Gilimanuk. setelah sampai di Pelabuhan Gilimanuk mahasiswa tersebut juga di cek secara ketat oleh tim gabungan dari Polres Jembrana. Dan akhirnya mahasiswa tersebut di jemput oleh panitia dari UNUD Bali.
Program G to G Korsel, Ratusan PMI Diberangkatkan
Menurut pengakuan Ketua Panitia PNMHI XXXIV, I Gusti Agung Yudhistiwara Anandya, gabungan mahasiswa tersebut akan mengadakan kegiatan berisi lima kompetisi akademis dan juga tour selama 5 hari di Bali yang akan diadakan di dua hotel dan auditorium Udayana Jimbaran. “Dalam kegiatan ini ada sebanyak 370 mahasiswa delegasi HI dari 52 kampus di Indonesia. “Kami mengkemas isu-isu global menjadi ajang diskusi ilmiah yang kompetitif. Selama KTT G20 kami di hotel focus di depan laptop. Sama sekali tidak ada rencana ikut aksi turun ke jalan,” jelasnya.
“Kami di mahasiswa HI bukan pergerakan. Sejak awal tahun 1989 tidak pernah orasi bawa bendera turun ke jalan. Kami murni diskusi ilmiah. Bahkan ketika kami ingin mendiskusikan sebuah kebijakan pemerintah biasanya kami mengundang pihak Kementerian atau Komisi di DPR RI untuk diajak diskusi,” jelasnya. Pihaknya justru mengaku ingin menyemarakan momentum presidensi G20, “kita sebagai mahasiswa berkumpul di moment G20 tetapi bukan untuk menolak atau mengacaukan. Justru mendukung ikut diskusi mencari solusi tangtangan global,” tegasnya.
Melongok Strategi Polri Amankan KTT G20
Saat dikonfirmasi awak media, Kapolres AKBP Dewa Gde Juliana yang juga selaku Kasubsubsatgas Pam Wil Gilimanuk mengatakan, kemari ada sebanyak 63 orang gabungan mahasiswa yang masuk ke Bali. Setelah dilakukan introgasi kepada ketua panitia, mereka mengaku akan menyelenggarakan kegiatan kompetisi akademis dan tour di wilayah Denpasar. Mereka juga sudah membuat surat pernyataan, setelah dijemput oleh panita mereka melanjutkan perjalananya ke Denpasar. Selasa (15/11/2022)
“Selama KTT G20 sesuai protap segala jenis kendaraan, barang, maupun orang baik pribadi maupun rombongan tetap diperiksa di pintu keluar masuk Pelabuhan Gilimanuk Bali keamanan harus betul-betul terjaga. Untuk sementara ini, situasi di wilayah Pelabuhan Gilimanuk masih landai dan aman. Kita masih tetap melaksanakan pemeriksaan sesuai SOP sampai di hari H pelaksanaan G20, dan kita harapkan masyarakat dapat memahami ini, karena kegiatan ini sudah beberapa hari berjalan dan diterapkan di Gilimanuk,” tegasnya.
Lancarkan Perhelatan KTT G20 Rekayasa Lalulintas Diberlakukan Di Beberapa Ruas Jalan
Dirinya juga mengaku, selain memperketat pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk, pihaknya juga terus memantau dan memonitoring 14 titik wilayah pesisir/pelabuhan rakyat yang ada di wilayah Kabupaten Jembrana, yang dilaksanakan langsung oleh padal dengan para Kapolsek di wilayahnya masing-masing dan setiap hari di laporkan pelaksanaannya. Sur






