Surabaya, Persindonesia,- Rencana unjuk rasa para buruh yang sedianya dijadwalkan jam 08.00 WIB pagi mundur hingga pukul 14.00 WIB. Selasa, 30/11/2021.
Dari pengamatan awak media dilapangan, massa buruh terpantau mulai dari bundaran waru bergerak merambat menuju Gedung Negara Grahadi Surabaya, massa mulai terlihat masuk menuju depan Grahadi Surabaya dengan mobil komando dari masing masing serikat kerja dan dari beberapa wilayah luar Surabaya, kurang lebih 3000 massa buruh memadati halaman luar Gedung Grahadi.
Terdengar seruan dari korlap aksi dari atas mobil komando, mereka menginginkan Gubernur Jatim Khofifah untuk keluar menemui mereka bahkan sempat terdengar umpatan para pendemo ditujukan kepada Khofifah.
Tuntutan para buruh salah satunya adalah agar omnibuslaw dibatalkan karena menyengsarakan rakyat khususnya para buruh, selanjut mereka menuntut penetapan UMK yang sesuai karena menurut keterangan dari mereka (pendemo) dengan naiknya UMK sebesar Rp 6900 tidak sesuai dengan harapan mereka yang dirasa tidak sebanding dengan upah minimum rata rata ditingkat Provinsi Jawa Timur.
Sampai pukul 17.30 WIB para pendemo masih kekeh didepan Grahadi hingga akhirnya perwakilan dari buruh diterima masuk ke Grahadi untuk menyampaikan tuntutan mereka.
Sembari menunggu rekan rekan mereka yang masuk ke Grahadi mereka menyempatkan Sholat Maghrib bersama didepan Gedung Grahadi, setelah perwakilan para buruh keluar dari Gedung Grahadi, para pendemo berangsur angsur meninggalkan Gedung Grahadi dengan tertib dalam pengawalan petugas Kepolisian. (Risky kopral)






