Persindonesia.com Jembrana – Terkait adanya siswa di beberapa sekolah di Kabupaten Jembrana yang ditemukan terpapar Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap di berlakukan, dikarenakan setelah diakumulasi prosentasi jumlah siswa yang terpapar covid hanya 5 persen, hanya kelas dimana siswa tersebut belajar dilakukan isolasi dan belajar during.
Diketahui sebelumnya adapun sekolah yang siswanya terpapar Covid-19 diantaranya, SMP 2 Melaya sebanyak 4 orang, SDN 5 Tegalcangkring 6 orang, SDN 3 Yehembang 2 orang, SDN 1 Manistutu 1 orang dan SD Muhamadyah 1 orang.
Saar dikonfirmasi awak media, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana Ni Nengah Wartini, S.Si, M.Si mengatakan, memang dibeberapa sekolah di Kabupaten Jembrana setelah melaksanakan PTM ini ada beberapa sekolah yang siswanya terkonfirmasi positif Covid-19. āKami telah melakukan langkah-langkah antisipasi seperti melakukan himbauan kepada satuan pendidikan untuk lebih disiplin lagi memperketat protocol kesehatan di sekolah,ā terangnya. Senin (31/1/2022).
Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan satuan pendidikan disetiap sekolah agar berkordinasi dengtan satgas setempat. Dari beberapa kasus yang terjadi itu sebenarnya adalan penularan dari keluarga setelah dilaksanakan tracing dari Puskesmas dan hasilnya tidak ada yang positif lagi.
Bahas Keketuaan Kamboja Pada ASEAN 2022, Bakamla RI Hadiri FGD Kemenko Polhukam
āHasil rapat internal dengan bapak bupati, adanya anak sekolah yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Jembrana, diputuskan sesuai secara aturan dari SKB 4 Menteri,PTM tetap dilanjutkan. Setelah dilakukan tracing bukan kalster sekolah melainkan kalster keluarga, dan jumlahnya kurang dari 5 persen, yang diisolasi hanya kelas dimana anak yang terkonfirmasi positif saja. Jika melebihi dari jumlah 5 persen wajib sekolah menghentikan PTM,ā uraiannya.
Hasil tracing dari Puskesmas setempat, imbuh Wartini, itu adalah penularan dari keluarga anak tersebut yang disebut klaster keluarga jumlahnya sangat kecil. āKita hanya menerapkan isolasi kelas saja. Setelah kejadian tersebut, kami langsung melakukan survey ke sekolah-sekolah sebagai evaluasi PTM memang rata-rata sekolah siap tetap melaksanakan PTM dengan meningkatkan prokes bagi anak lainnya yang tidak terpapar. Sedang yang terkonfirmasi kemarin, kelas tersebut sudah melaksanakan PJJ dan prokes sudah ditingkatkan dan siap melanjutkan PTM,ā ujarnya.
SPKKL Tual Bakamla RI Berhasil Evakuasi Wakil Walikota Tual Akibat Speedboat Mati Mesin
āUntuk sementara waktu, PTM di Kabupaten Jembrana masih dalam keadaan normal, dan PTM tetap dilanjutkan dengan syarat meningkatkan prokes di sekolah masing-masing. Dalam hal ini kami tetap mengikuti perintah dari Satgas -19 Kabupaten Jembrana. Kami sudah bersinergi bagus sekali dengan Satgas Covid-19, begitu ada kasus di keluarga murid, petugas langsung melaksanakan tracing kesekolah,ā tutupnya. (S)






