Badung persindonesia.com – SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) menggelar acara pelepasan siswa kelas 12 tahun ajaran 2024/2025,dilaksanakan secara sederhana namun sarat makna, Jumat (9 Mei 2025), di aula sekolah, dengan tema inti “Dikembalikan ke Orang Tua”, acara ini menandai akhir masa pendidikan siswa selama tiga tahun di bangku SMA.

Acara dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Ngurah Pasek Wira Kusuma, ST., MM, Ketua Komite : Anak Agung Diatmika, SH, Kepala Desa Dalung : Putu Arif, Kepala SMAN 1 Kuta Utara : I Gusti Nyoman Naranata, S.Pd., M.Pd, serta para guru dan staf sekolah.
Dalam sambutannya, Kabid Pembinaan SMA Ngurah Pasek Wira Kusuma menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan pelepasan yang sederhana dan efisien. Ia menegaskan kegiatan sekolah harus selaras dengan regulasi pendidikan, termasuk dalam hal efisiensi anggaran.
“Pelepasan siswa ini dilaksanakan tanpa membebani orang tua. Kami mengapresiasi sinergi yang telah berjalan dengan baik dengan semua yang terkait termasuk antara penyelenggara dan lembaga pendidikan yang berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah I Gusti Nyoman Naranata menegaskan pelaksanaan pelepasan tahun ini mengikuti arahan dari pemerintah secara menyeluruh, dari tingkat pusat hingga satuan pendidikan.
“Selama tiga tahun siswa berada di bawah naungan sekolah, kini saatnya kami serahkan kembali kepada orang tua mereka. Ini bukan hanya simbolik, tetapi bentuk tanggung jawab moral kami setelah mereka berhasil menyelesaikan studi,” jelasnya.
Kepala Desa Dalung, Putu Arif, menegaskan komitmen desa dalam mendukung pendidikan. Ia menyatakan bahwa Desa Dalung akan terus berupaya menghilangkan buta huruf dan mencegah anak-anak putus sekolah.
“Fasilitas desa selalu terbuka untuk kegiatan pendidikan. Kami mendukung penuh program pendidikan dari tingkat TK hingga SMA,” tegasnya.
Ketua Komite Sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas dedikasi dalam mendidik siswa selama tiga tahun.
“Terima kasih atas ketulusan dan kerja keras para guru. Kini anak-anak telah lulus dengan hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Ketua Panitia Drs. I Made Wardana menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung acara, termasuk Disdikpora, Komite Sekolah, dan Pemerintah Desa Dalung.
“Konsep kegiatan ini adalah kesederhanaan, dilaksanakan di sekolah dan tidak membebani orang tua siswa,” ungkapnya. Ketua Panitia Penyelenggara juga mengucapkan terimakasih kepada semua yang hadir, ” terimakasih telah meluangkan waktunya untuk hadir di acara Pelepasan siswa kelas 12 SMAN 1 Kuta Utara”, ungkapnya.
Pelepasan siswa dilakukan secara internal di lingkungan sekolah, dengan para siswa mengenakan pakaian adat sebagai bentuk pelestarian budaya dan efisiensi, sesuai dengan arahan pemerintah.
Tim.





