Persindonesia.com Jembrana – Arus mudik dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, masih terpantau lengang. Meski demikian, sejumlah warga sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan yang diperkirakan terjadi saat puncak arus mudik.
Selain menghindari kepadatan kendaraan, penutupan pelabuhan saat Hari Raya Nyepi pada 19 Maret mendatang juga menjadi salah satu alasan warga memilih berangkat lebih cepat.
Salah seorang pemudik, Muhammad Hariyanto, warga Bondowoso, Jawa Timur, mengatakan dirinya sengaja mudik lebih awal agar tidak terjebak kemacetan. Ia juga memanfaatkan waktu cutinya untuk mengurus dokumen kendaraan yang hilang.
“Alasan pertama biar tidak kena macet karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Kedua sekalian mengurus STNK yang hilang supaya tidak terlalu dekat dengan hari raya. Saya bekerja di Denpasar di sebuah hotel dan mulai hari ini sudah mendapat cuti,” ujarnya, Selasa (10/3)
Sempat Picu Pemukulan, Kasus Penembakan Anjing di BB Agung Diselesaikan Kekeluargaan
Hal serupa disampaikan Ni Ketut Sukerti, warga Banyuwangi yang memiliki usaha di Denpasar. Ia memilih pulang lebih awal karena ada kegiatan upacara di kampung halaman sekaligus menghindari kepadatan arus mudik menjelang Nyepi.
“Di kampung ada upacara lebih dulu, lalu juga supaya tidak kena macet karena ada Nyepi. Saya sudah libur dari usaha di Denpasar dan rencananya sekitar dua minggu setelah Lebaran Ketupat baru kembali,” katanya.
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Gilimanuk memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi empat hari sebelum Hari Raya Idulfitri, yakni pada 15 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung lima hari setelah Lebaran atau pada 26 Maret 2026.
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman, Bupati Satria Sisir Pasar Galiran
Untuk memperlancar arus mudik tahun ini, PT ASDP menyiagakan sebanyak 55 kapal guna melayani penyeberangan pemudik dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk.
PT ASDP juga memproyeksikan jumlah pemudik yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk tahun ini akan meningkat sekitar lima persen dibandingkan periode mudik tahun lalu. Ts






