Tamba-Dana Daftar ke KPU Jembrana, Optimis Targetkan Kemenangan

Persindonesia.com Jembrana – Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan I Made Suardana, yang lebih dikenal sebagai pasangan Tamba-Dana, secara resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana pada hari terakhir pendaftaran, pukul 13.00 wita. Pasangan ini diusung oleh enam partai, termasuk tiga partai parlemen yaitu Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Gerindra, serta tiga partai non-parlemen yaitu Partai Nasdem, PSI, dan PAN.

Sebelum mendaftar ke KPU Jembrana, bakal calon pasangan Tamba-Dana terlebih dahulu mengadakan deklarasi dukungan dan di Posko Pemenangan Jalan Sudirman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, Jembrana. selanjutnya sekitar ribuan simpatisan dari masing-masing partai pendukung mengantarkan pasangan Tamba-Dana menuju Kantor KPU Jembrana untuk mendaftar, diiringi musik tradisional hadrah, jegog, barongsai, dokar dan 2 pasang kerbau makepung.

Usai mendaftar, I Nengah Tamba menyampaikan alasan memilih tanggal 29 Agustus sebagai hari pendaftaran. “Sesuai dengan jadwal dan waktu yang ditetapkan oleh KPU, kami memilih tanggal 29 Agustus 2024 karena hari ini merupakan hari baik bagi kami. Kami juga mohon maaf kepada masyarakat Jembrana yang mungkin merasa terganggu akibat perjalanan kami di jalur nasional,” ucapnya, Kamis (29/8/2024).

12 Partai Pengusung Antarkan Bang Ipat Daftar ke KPU Jembrana

Tamba juga mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses deklarasi dan perjalanan dari sekretariat menuju KPU Jembrana. “Pendaftaran yang kami lalui berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan,” tambahnya.

Mengenai visi dan misi, Tamba mengungkapkan bahwa mereka telah menyiapkan program bernama “Asta Cita”, yang terdiri dari delapan program untuk membawa Jembrana menjadi lebih baik dan maju. “Kami tidak muluk-muluk, yang penting adalah menang. Program kami kali ini berfokus pada generasi muda Jembrana, menyediakan lapangan pekerjaan, pendidikan, lingkungan, investasi, serta pengentasan kemiskinan dan stunting,” jelasnya.

Menurutnya, dengan tagline Jembrana Emas dirinya memprediksi Jembrana Emas terjadi di tahun 2026. “kita siapkan program anak muda, kita merasa rugi Jembrana Emas tidak berjalan sukses manakala anak-anak muda masih menganggur tidak ada anak-anak Jembrana yang mendapat peluang disitu, ini yang kami perjuangkan kedepannya,” ujarnya.

Resmi ,Rahmat Hidayat Dan Eko Soemarno Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Bupati Dan Wakil Bupati

Tamba menegaskan bahwa mereka juga akan mendukung sektor pariwisata dan infrastruktur. Ia optimistis dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden, Jembrana akan mendapat perhatian khusus sebagai bagian penting dari Bali.

Untuk partai koalisi, imbuh Tamba, pihaknya diusung 3 partai besar dari Indonesia Maju diantaranya Partai Gerindra, kemudian Partai Golkar, Partai Demokrat, PSI dan PAN itu ada 6 partai sebagai partai pengusung. “Untuk partai Gerindra ditandatangani langsung oleh bapak Presiden terpilih kita Prabowo Subianto,” katanya.

sementara disinggung terkait keanggotaan dari Partai Golkar yang sampai saat ini calon Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna yang mendampingi I Made Kembang Hartawan masih aktif di Partai Golkar, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jembrana I Made Suardana yang juga sebagai calon Wakil Bupati Jembrana mendampingi I Nengah Tamba mengaku, sampai saat ini pihaknya masih pokus prose pendaftaran di KPU Jembrana.

Sikapi Pilkada Daerah Khusus Jakarta, SOKSI Gelar Rapat Pleno menangkan Ridwan Kamil

“Secara internal di Partai Golkar, jika ada anggota yang tidak mengikuti aturan organisasi, terutama terkait anggaran dasar partai, sudah pasti ada aturan dan sanksi yang akan diterapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kasus tersebut telah disampaikan ke DPD Provinsi Bali untuk dibahas dan dikaji lebih lanjut. “Dengan adanya tim di sana, hasil pembahasan akan dilanjutkan ke DPP. Nanti, DPP yang akan memberikan keputusan kepada kader yang tidak mengikuti organisasi,” tambahnya.

Suardana juga menegaskan bahwa hingga saat ini, I Gede Ngurah Patriana Krisna masih tercatat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) di Partai Golkar. Dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *