Danrem dan istri saat membagikan takjil di Simpang Tujuh Rumkit Tk IV Batin Tikal, Pangkalpinang, Senin (9/3/2026)
Pangkalpinang, persindonesia.com – Menebar berkah di bulan suci Ramadhan, Korem 045/Gaya dan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya, melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan, yang melintas simpang lampu merah air itam dan di depan Rumah Sakit TK.IV Batin Tikal, Pangkalpinang, Senin (09/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut, dipimpin langsung oleh Danrem 045/Gaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, S.E., M.H., M.I.Pol dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya, Juliana Nur Wahyudi, bersama para prajurit dan pengurus Persit.
Dengan penuh kehangatan, para Prajurit dan anggota Persit membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga masyarakat yang melintas di jalan Ahmad Yani. Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, yang merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut.
Ketua Persit KCK Koorcab Rem 045 PD II/Sriwijaya, Juliana Nur Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian Persit kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan ini, dapat memberikan manfaat dan membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Disela-sela kegiatannya Danrem 045/Gaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, S.E., M.H., M.I.Pol, menyampaikan Bulan Suci Ramadhan selalu mengajarkan kita untuk saling berbagi, membantu sesama merupakan bagian dari ibadah Ramadhan, jadi hal ini bisa meringankan beban serta menjadi ladang ibadah kepada sesama.
“Dengan adanya, kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara keluarga besar Korem 045/Gaya dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara Persit, TNI dan masyarakat di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.” ungkap Danrem. (*)






