Persindonesia.com, Denpasar – Di tengah ramainya industri pariwisata Bali, ternyata Pemerintah Provinsi Bali menyimpan tiga daya tarik wisata (DTW) yang sayang untuk dilewatkan jika anda berkunjung ke Pulau Dewata.
Pemprov Bali memiliki tiga DTW yang lokasinya terletak di ‘jantung’ Ibu Kota Bali, yakni di Kota Denpasar. Bahkan, jaraknya cukup dekat dengan kantor Gubernur Bali.

Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Pariwisata di Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, A.A. Made Anggia Widana menyebutkan, ketiga DTW tersebut yakni; Pertama, Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) atau yang lebih dikenal dengan Bajra Sandhi di Jalan Raya Puputan, Denpasar.
Kepala KUA Tarub Tegal Larang Keras Praktik Nikah Siri
Dalam MPRB ini, menghadirkan diorama tentang kehidupan masyarakat Bali sejak pra sejarah, masa kerajaan, hingga perjuangan kemerdekaan RI.
“Kunjungan wisatawan ke MPRB ini didominasi pelajar. Selain itu, juga wisatawan asing,” katanya.
MPRB juga menjadi lokasi favorit untuk pengambilan foto maupun video prewedding. Baik itu masyarakat lokal, domestik maupun wisatawan mancanegara.
Penyineban IBTK 2026 di Pura Agung Besakih Resmi Ditutup, Gubernur Bali Turut Ngayah Megambel
“Turis Tiongkok banyak yang foto prewedding di MPRB, karena bangunan Bajra Sandhi atau genta ini, memiliki kemiripan dengan stupa,” tuturnya.
Pihaknya juga membeberkan data kunjungan wisatawan ke MPRB. Pada bulan Januari 2026, kunjungan wisatawan asing sebanyak 430 orang, sedangkan wisatawan domestik 1.823 orang.
“Pada bulan Februari 2026, wisatawan asing 444 orang, sedangkan domestik 1.041 orang. Di bulan Maret, untuk wisatawan asing 217 orang, sedangkan domestik 1.202 orang,” sebutnya.
Restorasi Besakih Berlanjut, Koster Pastikan Kesucian Kawasan Tetap Terjaga
Kedua, DTW Museum Bali yang terletak di Jalan Mayor Wisnu, tepatnya di sebelah timur Lapangan Puputan Badung. Museum ini menyimpan peninggalan masa lampau hingga benda-benda etnografi.
Selain itu, Museum Bali juga mengelola Museum Le Mayeur yang terletak di tepi Pantai Sanur. Museum ini menyimpan karya pelukis asal Belgia, Andrien Jean Le Mayeur De Merpres. Diantaranya, karya ekspresionis penari bernama Ni Pollok yang merupakan istrinya.
Ketiga, DTW Taman Werdhi Budaya atau yang dikenal dengan nama Art Centre di Jalan Nusa Sumerta Kelod. Tempat ini merupakan panggung pertunjukkan bagi para seniman Bali dalam mementaskan berbagai seni tradisional hingga modern.
As Setir Diduga Patah, Bus Seruduk Mobil Parkir di Jalur Nasional
Khususnya saat Pesta Kesenian Bali (PKB) yang dihelat setahun sekali, pada pertengahan Juni sampai dengan pertengahan Juli.
“Di lokasi ini juga terdapat Museum Mahudara Mandara Giri Bhuvana (MMGB), yang memamerkan berbagai karya. Mulai dari lukisan, patung, serta lainnya,” pungkasnya. (*)






