Tjok Surya Resmi Nahkodai PGRI Kabupaten Klungkung Kurun Waktu 5 Tahun

PersIndonesia.Com,Klungkung- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klungkung kini di nakodahi oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, pasca dirinya resmi dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua PGRI Klungkung masa bakti 2025-2030, pada hari Sabtu (11/10/2025) di aula SMAN 2 Semarapura, Kabupaten Klungkung.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua PGRI Provinsi Bali Dr. I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Dalam sambutannya I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan hari ini telah tuntas seluruh Kabupaten/Kota di Bali menyelenggarakan konferensi PGRI.

Baca Juga : PGRI Badung Gelar Konkab XXIII, Dorong Transformasi Guru Menuju Indonesia Emas 2045

Meski Klungkung menjadi Kabupaten terakhir yang menggelar konferensi, namun menjadi terasa spesial karena Wakil Bupati terpilih menjadi Ketua PGRI Kabupaten. “Dengan demikian semoga segala sesuatunya akan menjadi lebih baik dan dimudahkan,” ujar Ketua PGRI Provinsi Bali.

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya memberi apresiasi dan penghargaan kepada PGRI Klungkung karena telah mendedikasikan diri untuk kemajuan pendidikan dan membantu pemerintah diberbagai sektor. “PGRI adalah mitra utama pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memajukan dunia pendidikan,” kata Gusti Ngurah Mulya.

Sementara, Ketua panitia Konferensi PGRI ke- XXII Kabupaten Klungkung Drs. I Wayan Janiartha menyampaikan ini mengusung tema ” Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”. Tema mengandung makna bahwa transformasi bukan sekadar perubahan bentuk, tetapi perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara berkontribusi untuk menjawab tantangan zaman.

“Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 100 orang peserta dan 30 orang peninjau,” terang Wayan Janiartha.

Baca Juga : Putri Koster Ajak PGRI Bali Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Lewat Lomba Menulis

Dalam kesempatannya, Wabup Tjok Surya mengungkapkan PGRI sebagai organisasi profesi yang mewadahi para guru harus selaras dengan pemerintah. Mohon dukungan supaya PGRI Klungkung bisa mengemban tugas untuk memperjuangkan nasib para guru, meningkatkan profesionalisme para guru , mampu menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan generasi muda.

Berkat komitmen dari Bupati I Made Satria, nantinya tidak akan ada guru yang tidak terakomodir, namun menunggu perekrutan PPPK selanjutnya. Hal ini mengingat banyak sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar.

“Kepada pengurus terdahulu kami ucapkan terima kasih atas berbagai capaian selama ini,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *