Persindonesia.com Jembrana – Bertepatan di Hari Paing Galungan, kembali Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana mengadakan vaksin tahap ke 2 yang bertempat di Gedung Auditorium Pemkab Jembrana. Jumat (16/04)
Kegiatan vaksin tahap ke 2 ini meliputi tokoh agama (Sulinggih), pelayanan publik dan lansia. Terlihat juga Bupati Jembrana I Nengah Tamba SH juga ikut mengikuti vaksin tahap ke 2.
Petugas Pintu Masuk TMII Tahan KTP Artis Rizal Djibran! Ada Apa?
“Hari ini saya sudah komplit di vaksin. Untuk hari ini merupakan kelanjutan dari vaksinasi pertama tujuannya untuk mencapai hasil maksimal kekebalan tubuh, dan hari ini target sudah maksimal diangka 280 yang ikut andil untuk mengikuti vaksinasi masal tahap ke 2, itu artinya tumbuh rasa kesadaran dari masyarakat menjaga dirinya dan membantu pemerintah untuk segera kita bebas dari pandemi covid-19 ini,” ungkap Tamba.
Kemarin kita sudah mengikuti arahan virtual dari bapak presiden ucap Tamba, disini ada dua hal yang perlu kita pikirkan bagaimana bagaimana covid ini bisa kita selesaikan, dan satu sisi bagaimana ekonomi itu tumbuh secara baik, tentu ini merupakan 2 bilah mata pedang, apa covidnya diselesaikan dahulu baru ekonomi bergerak atau sebaliknya.
Mensos RI Berikan Tanda Kehormatan Satya Lencana Kepada 6 Orang Ahli Waris Perintis Kemerdekaan
“Dalam hal ini kira-kira yang paling bagus adalah berbarengan, ekonomi tetap berjalan dan covid kita berantas dan tetep kita mengindahkan prokesnya bagaimana kita menjaga diri tetap pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” himbau Tamba.
Untuk target normalisasi belum lanjut Tamba, dikarenakan tenaga vaksinator kita kurang, artinya kita bukan bagian dari pada daerah target zona hijau yang cepat seperti Nusa Dua, Sanur dan Gianyar, kita tetap akan vaksin seperti apa yang kita lakukan di Gilimanuk untuk mengejar target sebanyak 5000 orang.
Putra Daerah peduli di masa Pandemi
“Ternyata kita dapatkan sebanyak 4200 jadinya 86 persen tapi, di luar dari pada itu untuk masyarakat Gilimanuk vaksin biasa yang keseharian di Puskesmas itu sudah lebih dari 1000. Artinya masyarakat Gilimanuk sampai saat ini sudah lebih dari 5000 orang,” jelasnya.
Lebih jelasnya Tamba mengatakan, persediaan vaksin di Jembrana cukup sekali, bahkan kita akan melakukan gebyar lagi sehabis suasana hari raya di pasar, dalam hal ini kita disuport oleh bapak gubernur berapa pun kita membutuhkan vaksin disuport sama beliau.
Mantap! Bupati Tamba Akan Bangun Dermaga di Pantai Perancak
“Kita bagi tugas, maksimal setiap hari kita mendapatkan 1200 atau 1300 itu sudah terkejar targetnya, setiap hari diseluruh Puskesmas se Jembrana,” tutupnya.
Sementara itu Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, hari ini kembali kita melaksanakan vaksinasi masal tahap ke dua untuk para rohaniawan pemuka agama tokoh agama, pelayanan publik yang di mulai dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita.
“Untuk target, sesuai dengan hasil yang pertama sebanyak 560 untuk hari ini. Kami melaksanakan vaksinasi masal selama 5 hari Senin, Selasa Rabu dan Kamis. Jadi rata-rata targetnya kurang lebih diantara ring 500 sampai 600 orang dalam 1 hari,” ucapnha
Setelah mendapatkan vaksinasi dosis ke 2, lanjut Arishanta, diharapkan imunitas dan antibody semakin membaik, ini bertujuan untuk meminimalisir transmisi penyebaran Covid-19 dari orang per orang. Hari ini juga bapak bupati melaksanakan vaksin tahap ke 2 dan kondisinya sangat baik.
Ini Pesan Kasat Narkoba Pol.Jombang Kepada Lima Pemuda Sukses Jalani Rehabilitasi
“Sampai saat ini di Kabupaten Jembrana untuk dosis 1 sudah 60 persen, dari target nakes, palayanan publik dan lansia, untuk target keseluruhan kita harus tambahkan lagi. Untuk keseluruhan Kabupaten Jembrana dengan berpenduduk 310 ribu orang jadi kalau targetnya 70 persen harus divaksin sebanyak 225 ribu orang harus tervaksin, sampai saat ini baru tervaksin sebanyak 29 ribu orang,” ungkapnya.
Lebih jelasnya Arishanta mengatakan, untuk nakes dan pelayan publik sudah 100 persen dan hanya para lansia yang belum mencapai target, nanti kita upayakan dengan inovasi-inovasi.
Kunker Komisi X DPR RI Di Kota Malang,Masa Transisi Pembelajaran Tatap Muka
“Inovasi yang kami terapkan nanti semua pelayanan publik atau masyarakat setiap orang membawa 2 lansia untuk di vaksin di tempat terdekat seperti Puskesmas. Tujuannya agar para lansia mendapatkan vaksin Covid-19 dikarenakan mereka sangat beresiko terpapar Covid-19, jadinya kita harus kejar target ini,” tutup Arishanta. (Sub).






