Wabup Ipat Kunjungi Korban Puting Beliung di Desa Penyaringan, Pastikan Penanganan Cepat

Persindonesia.com Jembrana – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) turun langsung mengunjungi sejumlah warga terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Senin (19/1).

Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat.

Angin kencang yang datang secara tiba-tiba disertai hujan deras mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, Minggu (18/1). Selain itu, beberapa pohon tumbang dan material bangunan berserakan di lingkungan permukiman warga.

Pelukis I Made Romi Sukadana resmi membuka pameran tunggalnya bertajuk “DIVERGENT MIND”

Di lokasi, Wabup Ipat menyusuri rumah-rumah warga yang terdampak dan berdialog langsung dengan korban. Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera membantu masyarakat.

“Kami ingin memastikan warga dalam kondisi aman dan penanganan dilakukan secepat mungkin. Asesment kerusakan sudah dilakukan oleh BPBD Jembrana sebagai dasar nantinya penyaluran bantuan,” ujar Wabup Ipat.

Wabup Ipat juga mengapresiasi aksi gotong royong masyarakat yang dikoordinir oleh Camat Mendoyo dan perangkat desa setempat untuk membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung.

Bantah Isu Kebocoran Pungutan Parwisata, Dispar Bangli Sebut Bukan Hilangnya Uang

“Saya sangat mengapresiasi aksi warga masyarakat bergotong royong membantu warga yang terdampak angin puting beliung. Tentu ini menunjukkan solidaritas dan rasa saling memiliki antar masyarakat di desa Penyaringan terjalin dengan baik,” ungkap Wabup Ipat seraya menyerahkan bantuan sembako kepada belasan warga terdampak angin puting beliung.

Wabup Ipat turut menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. “Warga diminta segera melaporkan jika terjadi kerusakan atau kondisi darurat agar dapat segera ditangani,” ucapnya.

Disisi lain, Kalaksa BPBD, I Putu Agus Artana Putra menyampaikan dari hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan kerusakan terjadi pada belasan bangunan milik warga.

Pengelolaan Kartu ATM Bansos di Desa Penujah Tegal Dikeluhkan Warga

“Dari hasil kaji cepat, terdapat 14 KK terdampak dengan kategori kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa atap rumah warga rusak akibat angin puting beliung,” ucapnya.

Ia menambahkan, BPBD Jembrana bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan penanganan darurat dengan menurunkan personel ke lokasi kejadian serta menyalurkan bantuan berupa terpal kepada warga terdampak.

“Penanganan awal sudah dilakukan kemarin malam. Warga juga telah melakukan perbaikan secara mandiri, pagi hari ini dilaksanakan gotong royong bersama untuk mempercepat pemulihan,” terangnya.

Menurutnya, total estimasi kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp. 3,15 Juta. Saat ini kondisi di lokasi telah berangsur kondusif. Hm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *