Waspada! Puluhan Warga Bangli Terpapar Demam Berdarah

Persindonesia.Com,Bangli – Kondisi cuaca yang tidak menentu melanda belakangan ini kerap memicu berbagai persoalan, salah satunya penyakit Demam Berdarah (DB). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bangli jumlah kasus demam berdarah dari hingga bulan April tercatat sebanyak 65 kasus . Namun demikian kasus yang terjadi tidak sampai merenggut korban jiwa.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Sudarma mengatakan untuk jumlah kasus demam berdarah berdasarkan data dari fasilitas kesehatan (Puskesmas) dalam rentan waktu dari Januari hingga bulan April 2026 tercatat sebanyak 65 kasus Suspect DB.

Baca Juga : Waspada Demam Berdarah, Babinsa Lakukan Fogging

“Jumlah kasus hampir sama dengan tahun kemarin dan bisa dibilang tergolong kecil dibandingkan daerah lain,” ujar Nyoman Sudarma, Senin (11/5)

Untuk penyebaran kasus Demam Berdarah sendir merata di empat kecamatan. Guna meminimalisir terjadinya kasus DB, kata Sudarma peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, yakni dengan menjaga kebersihan lingkungan lewat Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Cuaca yang tidak menentu seperti saat ini akan mempercepat siklus hidup nyamuk sehingga bisa bisa memicu lonjakan kasus, oleh karena itu kami mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemkab Bangli Dorong Pelaku Usaha Wisata Perkuat Standar Kesehatan

Sementara untuk pelaksanaan fogging, sebut Sudarama dilakukan secara selektif. Artinya jika ditemukan terjadinya kasus Demam Berdarah, petugas akan menindaklanjuti dengan melakukan fogging untuk memutus mata rantai penyebaran nyamuk aedes aegypti.

Sedangkan untuk tahun ini, Pemerintah mengalokasikan anggaran fogging sebesar Rp 200 juta. Yang mana anggaran digunakan untuk operasional fogging semisal untuk pemenuhan dexlite, honor pihak ketiga. “Dengan melihat trend kasus kami rasa anggaran fogging mencukupi,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *