WHDI Badung Salurkan Punia kepada Sulinggih Jelang Hari Suci Nyepi

Kegiatan Tali Kasih kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mengwi pada Minggu (15/3/2026).

Badung Persindonesia.com – Menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Çaka 1948, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung kembali melaksanakan kegiatan sosial keagamaan melalui program Tali Kasih dengan mengunjungi sejumlah Sulinggih di wilayah Kabupaten Badung.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua WHDI Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta ini bertujuan untuk menyerahkan punia berupa bingkisan sarana upacara serta sanganan sebagai bentuk bhakti dan penghormatan kepada para Sulinggih yang selama ini memberikan tuntunan spiritual kepada umat Hindu.

Setelah sebelumnya menyasar wilayah Kecamatan Abiansemal, kegiatan Tali Kasih kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mengwi pada Minggu (15/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, rombongan WHDI Badung didampingi Kabid Pengembangan Adat Dinas Kebudayaan Badung IB Munika serta jajaran pengurus WHDI Badung.

Adapun tiga Griya yang dikunjungi yakni Griya Batan Pakel Kapal tempat Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasara dan Ida Pedanda Istri Praba Langu, Griya Asitha Sari di Banjar Lebah Pangkung, Mengwi, serta Griya Magelung di Banjar Bedil, Desa Baha.

Ketua WHDI Badung Ny. Yunita Alit Sucipta menjelaskan bahwa kegiatan Tali Kasih merupakan program rutin tahunan WHDI Badung yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Program ini menjadi bentuk perhatian sekaligus ungkapan rasa bhakti kepada para Sulinggih atas peran mereka dalam membimbing umat Hindu dalam pelaksanaan yadnya dan kehidupan keagamaan.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut hubungan spiritual antara umat dan para Sulinggih semakin erat, sekaligus menjadi momentum untuk memohon doa restu agar masyarakat Badung senantiasa diberikan kerahayuan, kedamaian, serta kesejahteraan.

Menurutnya, bimbingan para Sulinggih sangat penting dalam memperkuat sradha dan bhakti umat Hindu sehingga mampu menjalankan ajaran agama sesuai adat, tradisi, dan dresta yang berlaku di masing-masing wilayah.

Melalui kegiatan ini pula WHDI Badung berharap para Sulinggih senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat terus memberikan pencerahan spiritual kepada umat serta menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat dan alam semesta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *