Wujudkan Harmonisasi, Banom NU Duduksampeyan Kolaborasi Bagikan 500 Takjil

Kader lintas generasi mulai dari IPNU, IPPNU, GP Ansor, hingga Fatayat NU tampak kompak membagikan takjil

​DUDUKSAMPEYAN, Persindonesia.com – Semangat satu barisan ditunjukkan oleh seluruh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama di Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu sore. Dalam aksi sosial yang berlangsung khidmat, ratusan kader lintas generasi mulai dari IPNU, IPPNU, GP Ansor, hingga Fatayat NU tampak kompak membagikan sedikitnya 500 porsi takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.

​Kegiatan ini menjadi catatan positif bagi dinamika organisasi di tingkat kecamatan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masing-masing Banom cenderung melaksanakan kegiatan secara mandiri, Ramadan kali ini menjadi momentum untuk meleburkan ego sektoral dalam satu kolaborasi nyata.

​Sinergi Tanpa Sekat
Ketua PAC GP Ansor Duduksampeyan, Shofi Taqiyyuddin, menegaskan bahwa aksi kolektif ini adalah langkah awal untuk memperkuat pondasi jam’iyah di masa depan. Menurutnya, perbedaan wadah bukanlah penghalang untuk bergerak bersama.

​”Kami berharap ke depannya Banom-banom NU di Duduksampeyan selalu bisa bersinergi. Kita tidak melihat lagi apa Banom kita; jika dalam sinergitas itu tujuannya adalah membesarkan organisasi Nahdlatul Ulama, kita selalu siap bekerja sama,” tutur Shofi di sela-sela pembagian takjil.

​Militansi dan Kemandirian Kader
Kekuatan aksi ini juga terlihat dari kemandirian finansial para kader. Panitia berhasil menghimpun dana sekitar Rp2,5 juta, di mana 90 persen di antaranya merupakan donasi swadaya murni dari para anggota. Hal ini menunjukkan bahwa militansi kader NU di Duduksampeyan dalam berkhidmat kepada masyarakat tetap tinggi.

​Harapan untuk Duduksampeyan
Selain untuk berbagi keberkahan di bulan suci, kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa internal Nahdlatul Ulama tetap harmonis di berbagai jenjang usia. Harapannya, silaturahim ini terus terjaga melalui program-program positif yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga, khususnya di wilayah Kecamatan Duduksampeyan.

​Aksi ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama seluruh kader, mempertegas pesan bahwa di bawah naungan NU, semua bergerak dalam harmoni untuk satu tujuan: kemaslahatan umat. (Syahrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *