Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung, IB. Gede Arjana, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung
Mangupura Persindonesia.com — Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek pembangunan daerah Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari upaya pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program prioritas. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung, IB. Gede Arjana, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Senin (15/12/2025).
Kunjungan lapangan ini diinisiasi oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Badung dengan tujuan memastikan keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, serta capaian fisik dan keuangan kegiatan pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten Badung.
Dalam kunjungan tersebut, Asisten II didampingi Inspektur Kabupaten Badung, perwakilan Bappeda, BPKAD, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Badung, serta tenaga ahli pengendalian dan evaluasi program pembangunan. Turut terlibat pula Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, dan kontraktor pelaksana dari masing-masing paket pekerjaan.
Sejumlah proyek strategis menjadi fokus peninjauan. Di antaranya pembangunan Unit Pembenihan Ikan Air di Desa Baha, Kecamatan Mengwi, yang dikelola oleh Dinas Perikanan Kabupaten Badung. Proyek belanja modal gedung dan bangunan tersebut telah menyelesaikan pekerjaan fisik secara penuh dan mencapai progres 100 persen sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Rombongan juga meninjau renovasi Museum di Desa Mengwi yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Proyek ini menunjukkan kinerja positif dengan realisasi fisik mencapai lebih dari 95 persen, sedikit melampaui target rencana pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Peninjauan dilanjutkan ke kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, meliputi pembangunan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pekerjaan yang ditangani oleh DPUPR Kabupaten Badung tersebut telah rampung dan mencapai realisasi fisik 100 persen.
Selain itu, rombongan juga mengevaluasi progres perluasan gedung dan pengadaan interior Gedung DPRD Kabupaten Badung. Proyek ini masih dalam tahap penyelesaian dengan capaian fisik di atas 95 persen dan menjadi perhatian untuk percepatan agar dapat diselesaikan sesuai target waktu.
Asisten II IB. Gede Arjana menyampaikan bahwa monitoring langsung ke lapangan merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas pekerjaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta ketepatan waktu penyelesaian proyek. “Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga akuntabilitas dan efektivitas pembangunan daerah yang berdampak langsung pada pelayanan publik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap seluruh perangkat daerah dan mitra kerja terus memperkuat koordinasi dan sinergi, sehingga target pembangunan daerah Tahun Anggaran 2025 dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
@tim*






