Persindonesia.com Jembrana – Jelang arus mudik Lebaran, perbaikan Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk mulai dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan berupa lubang dan gelombang kini mulai ditangani.
Perbaikan jalan terlihat dilakukan pada Kamis (12/2) di ruas Jalan Denpasar–Gilimanuk, tepatnya dari Desa Kaliakah hingga Desa Banyubiru, Kabupaten Jembrana. Jalur ini merupakan akses utama yang kerap dilalui pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana Proyek Perbaikan Jalan Nasional dari PT Cahaya Bali Bangun Persada, I Made Ariana mengatakan, terdapat 36 titik perbaikan jalan yang akan dikerjakan. Titik-titik tersebut tersebar mulai dari wilayah Cekik, Kabupaten Jembrana, hingga Antosari, Kabupaten Tabanan, dengan total panjang penanganan mencapai 9 kilometer.
Dari Tak Layak Jadi Nyaman, TMMD Bedah Rumah Warga Desa Penyaringan
“Pekerjaan perbaikan jalan ini direncanakan berlangsung selama tujuh bulan hingga September 2026. Namun, karena adanya arus mudik Lebaran, pelaksanaannya dilakukan dalam dua tahap,” jelasnya.
Pada tahap awal, lanjut Ariana, perbaikan difokuskan pada penambalan jalan yang berlubang dan bergelombang guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Tahap ini ditargetkan rampung tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Penanganan sementara ini kami lakukan dengan menambal ruas-ruas jalan yang rusak agar aman dilalui pemudik,” tambahnya.
BMKG Juanda: Surabaya Berawan, Berpotensi Hujan Siang dan Malam Hari
Lebih jelasnya ia mengatakan, usai Lebaran, perbaikan jalan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya, meliputi pengaspalan berlapis hingga perbaikan bahu jalan di sejumlah titik. “Tidak hanya penambalan saja, nanti setelah lebaran kita kerjakan ke tahap selanjutnya seperti mulai pengasapalan berlapis hinga perbaikan bahu jalan,” pungkasnya. Ts






