Persindonesia.com Jembrana – Dana hibah bantuan sosial dari Provinsi Bali untuk desa adat sampai saat ini belum dicairkan. Beberapa Bendesa adat di Jembrana, Bali, kelimpungan menunggu pencairan sisa dana bansos dari Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp 100 juta.
Sebelumnya, dana hibah bansos tersebut berjumlah Rp 300 juta, namun hingga saat ini baru dicairkan sebesar Rp 200 juta. Menurut informasi, sisa dana hibah tersebut akan dicairkan pada tahun 2024. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan dana tersebut akan dicairkan.
Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Puluhan ASN Dinas Kebudayaan Klungkung Dicek
Hal ini membuat beberapa bendesa adat kesulitan untuk menutupi kebutuhan kegiatan keagamaan dan insentif prajuru desa adat. Beberapa bendesa adat bahkan terpaksa meminjam dana talangan dari LPD untuk menutupi kebutuhan tersebut.
“Saya banyak sekali mempunyai hutang untuk upacara piodalan untuk beli banten yang kemarin, kami hanya mengandalkan sisa hibah tersebut. Untuk mendanai biaya piodalan seperti beli banten kami meminjam dana talangan di LPD,” kata I Gusti Agung Komang Sukadarma, Bendesa Adat Pohsanten. Kamis (4/1/2024).
Penetapan Desa Wisata Pagak sebagai Destinasi Wisata Alam Pertanian di Kabupaten Banjarnegara
Sukadarma mengatakan, pihaknya hanya mempertanggungjawabkan dana hibah yang sudah cair sebanyak Rp 200 juta. Sisa dana hibah, menurut informasi, akan dicairkan pada tahun ini.
“Saya hanya bisa menunggu dan berharap agar segera dicairkan, apalagi sampai saat ini insentif untuk prajuru belum bisa dibayarkan,” ujarnya.
Presiden Jokowi Kunjungi Gudang Bulog Tegal, Bagikan Beras dan Sembako
Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah satu bendesa di Kecamatan Jembrana yang tidak mau namanya disebutkan. Ia mengaku, belum dicairkannya sisa dana hibah membuat kelancaran pembangunan di desa adat tersendat.
“Pembangunan proyek hibah disini baru berjalan 50 persen belum lagi insentif untuk prajuru belum bisa kami bayarkan, saat ini kami disini kelimpungan,” ucapnya.
Ribuan Susu Caleg Pemilu 2024 Tiba di Jembrana Dengan Pengawalan Ketat
Ia berharap, sisa dana hibah tersebut dapat segera dicairkan agar pembangunan di desa adat dapat berjalan lancar dan insentif prajuru dapat dibayarkan. Dar






