Wujud Kreativitas, ST. Eka Karsa Yudha Winangun Desa Tohpati Gelar Turnamen Ceki

KLUNGKUNG-PersIndonesia.Com- Dalam rangka menunjukan kreativitas dan juga menjaga kekompakan dikalangan generasi muda, Sekha Truna (ST) Eka Karsa Yudha Winagun, Banjar Blimbing, Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung menggelar Turnamen Ceki.

Berdasarkan keterangan yang terhimpun dilapangan, Turnamen Ceki yang dilaksanakan tercetus sebagai wujud bentuk kebersamaan dikalangan muda mudi juga sebagai ajang penyaluran bagi penghobi ceki untuk bisa berkumpul dan pelaksanaannya tepat di hari Tumpek Krulut mendatang.

Baca Juga: Apresiasi Kapolsek Bubutan Kepada Para Jurnalis Di Hari Lebaran

Menurut Ketua ST. Eka Karsa Yudha Winangun, I Putu Putra Suryadana mengatakan, kegiatan ini juga sebagai bentuk ajang penggalian dana dalam rangka merawat insfratruktur milik pemuda pemudi yang ada yang saat ini perlu beberapa perbaikan.

Selain itu kegiatan ini juga dapat memberikan fitback pemupuk kebersamaan, apalagi saat ini anggota muda-mudi banyak yang baru. “Sehingga dengan kegiatan ini dapat menumbuh kembangkan rasa kebersamaan dan kerjasama antara anggota dalam melaksanakan suatu tugas”, ujarnya saat dikonfirmasi.

Terkait pelaksanaan, Surya mengatakan Turnamen Ceki akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 13 April 2024 yang bertempat di Balai Masyarakat Desa Tohpati. Dimana tepat pada hari tersebut merupakan hari Tumpek Klurut yang secara umat Hindu di Bali dimaknai dengan hari kasih sayang (Valintene Day.

Acara kegiatan Turnamen akan dimulai pada Pukul 15.00 Wita hingga selesai. Sementara untuk peserta yang ingin berpartisipasi diharapkan untuk membeli kupon seharga Rp. 100.000,- yang telah disediakan oleh panitia.

“Untuk saat ini Turnamen kami gelar lokalan dulu, mungkin kedepan dikembangkan lagi. Dan untuk hiburan dipengujung Turnamen kami hadirkan Joged Bumbung”, jelasnya didampingi anggota lainnya, Rabu (10/4/24).

Baca Juga: Bluelight Patrol Polsek Denbar Beri Rasa Aman Dan Nyaman Pada Aktivitas Masyarakat

Ia juga menyampaikan, untuk sinergi pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Banjar sebagai orang tua dan juga Karang Taruna sebagai wadah pemuda pemudi di Desa. Untuk keamanan kami telah bersurat ke Polsek Banjarangkan.

Kedepannya mungkin akan kami kembangkan lagi bentuk kreativitas yang ada. Tentunya tetap dengan konsep kebersamaan dan menyuguhkan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Suport dari semua kalangan termasuk Pemerintah yang membidangi kreativitas generasi penerus bangsa pasti dibutuhkan, agar pemuda dan pemudi lebih memiliki inovasi positif”, pungkasnya. (IGS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *