Bangli,PersIndonesia.Com- Kabupaten Bangli terus berupaya mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui dialog pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Peduli Anak (PPPA) Republik Indonesia.
Kedatangan Kementerian PPPA yang diwakili oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Rini Handayani disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Bangli, I Wayan Diar bertempat di Gedung Bhukti Mukti Bakti pada hari Senin (5/8/2024).
Baca Juga : Pasca Dilantik, Wayan Puspa Negara Soroti 6 Persoalan Krusial Di Badung
Dalam kesempatannya, Wabup Diar mengucapkan selamat datang kepada rombongan Kementerian PPPA Republik Indonesia. Pihaknya berharap melalui kegiatan ini bisa lebih memacu dan dapat menemukan strategi yang tepat guna mewujudkan pelaksanaan DRPPA di Kabupaten Bangli.
Saya percaya para perempuan perintis dan para Fasilitator Daerah punya komitmen dan semangat yang sama serta mampu menyelesaikan persoalan yang kita hadapi.
“Perempuan perintis Desa/Kelurahan adalah agen perubahan yang paling dekat dengan masyarakat yang berperan penting dalam pemenuhan hak anak dan perempuan di masing-masing Desa/Kelurahan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara umum di Kabupaten Bangli menuju Bangli Era Baru”,ujarnya.
Pada kesempatan ini tidak lupa saya atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Bangli mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Ibu Menteri, yang diwakili oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender beserta Jajaran yang sudah berkenan hadir di Kabupaten Bangli dalam rangka dialog bersama para perempuan perintis DRPPA dan Fasilitator Daerah, memberikan bimbingan, arahan serta bantuan dalam rangka pembangunan perempuan dan anak di Kabupaten Bangli.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dan seluruh jajaran selalu berkomitmen untuk mewujudkan terbentuknya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dalam rangka pemenuhan hak anak dan kesejahteraan kaum perempuan di Kabupaten Bangli.
“Dan kebijakan pelaksanaan DRPPA di Kabupaten Bangli telah dilakukan dan mendapat dukungan penuh dari seluruh Steakholder yang ada”,terang Wabup Diar.
Sementara itu, Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Rini Handayani mengatakan saat ini masih banyak terjadi diskriminasi, kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kalau kita melihat data dan Indeks terkait dengan pemberdayaan gender, pembangunan gender, dan indeks perlindungan anak masih jauh dari apa yang kita harapkan.
Untuk kedepannya kita ingin membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih unggul pada Era Indonesia Emas 2045. Dan di awal tahun 2020 seperti yang sudah disampaikan banyaknya persoalan yang ada.
Maka dari itu Bapak Presiden menyampaikan 5 program prioritas kepada Kementerian PPPA, dimana salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kewirausahaan perempuan yang berprospektif gender yang tidak berdaya secara ekonomi saja tapi juga secara perspektif dibidang sosial politik.
“Keberhasilan perempuan ini tentunya akan berdampak kepada sumber daya manusia yang dimulai dari anak dan keluarga”,ujarnya.
Pihaknya juga menyatakan sangat mengapresiasi Pemkab Bangli karena sampai saat ini masih belum ada perempuan Perintis diseluruh Desa di Indonesia, hanya Kabupaten Bangli yang memiliki perempuan Perintis DRPPA yang telah melakukan latihan peningkatan kapasitas.
Baca Juga : Dinilai Ada Kesalahan, Surat Pengunduran Diri Ipat Diperbaiki
Keberhasilan dari pembangunan dan pengembangan DRPPA, antara lain, dapat meningkatkan kapasitas wirausaha perempuan di Desa/Kelurahan, meningkatnya keterwakilan perempuan di struktur desa maupun di Badan Permusyawaratan Desa (BPD), meningkatnya partisipasi perempuan dan anak dalam proses pembangunan desa, meningkatnya peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan serta pendidikan anak.
“Selain itu tidak ada pekerja anak, tidak ada pekawinan anak serta tidak ada kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sehingga dapat mendampingi dalam mengimplementasikan DRPPA dan menjadi contoh pada Desa-desa di seluruh Indonesia”,ungkap Deputi Bidang Kesetaraan Gender.
Turut hadir dalam acara tersebut Jurnalis Senior Harian Kompas, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli, Ketua GOW Kabupaten Bangli, Ketua DWP Kabupaten Bangli, Kepala Perangkat Daerah Terkait di lingkungan Pemkab. Bangli, Para Camat se-Kabupaten Bangli, Perbekel, desa percontohan DRPPA di Kabupaten Bangli, Ketua APSAI Kabupaten Bangli, Para Perempuan Perintis DRPPA Kecamatan, Desa/Kelurahan, Fasilitator Daerah se Kabupaten Bangli dan Forum Anak Daerah Kab. Bangli. (DB)






