Produksi Air Minum Sangsang Hasilkan Mineral Water Higeniz dan Serap Tenaga Kerja

Bangli,PersIndonesia.Com- Air minum menjadi kebutuhan vital bagi kehidupan manusia, terutama dalam kebutuhan akan air minum karena 70 % tubuh manusia terdiri dari mineral berupa air. Oleh karenanya air menjadi penting dalam metabolisme tubuh manusia.

Ditengah perkembangan pesat saat ini banyak hadir perusahan-perusahan yang menghadirkan air minum siap saji dengan menggunakan pengelolan mesin yang higenis. Salah satunya PT. Satya Loka Amerta (Air Minum Sangsang).

Baca Juga :Ā Sah! DPRD Bangli Ketok Palu Ranperda APBD Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna

PT. Satya Loka Amerta yang berlokasi di Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli merupakan perusahan yang bergerak dalam pengelolaan air mineral dalam kemasan dan juga penyuplai air ke beberapa perusahaan lainnya.

Menurut pemilik perusahaan air minum Sangsang, Kadek Budiarta menjelaskan selain melakukan pengelolaan air menjadi kemasan siap saji dalam bentuk water mineral, juga menyuplai air bagi perusahaan lainya yang membutuhkan air bersumber dari mata air pegunungan yang segar

Dalam penggelolannya disini menggunakan peralatan mesin yang telah teruji dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan tangan-tangan terampil, sehingga sampai saat ini bisa menghasilkan produk berkualitas dan higeniz.

“Selain produksi berstandar SNI untuk ijin edar resmi dari BPPOM dan lainnya kami telah penuhi sebagai perusahaan air mineral yang bersumber dari sumber mata air pegunungan”, jelas Budiarta, Selasa (5/11/23).

Lebih lanjut, dikatakannya untuk menyuplai air pihaknya memiliki armada angkut 20 buah kendaraan pengangkut. Dengan total karyawan (tenaga kerja) sebanyak 100 orang dan 30 sopir dengan pengajian rata-rata di atas UMK.

Selain itu pihaknya juga memberikan fasilitas berupa BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, THR juga pesangon bagi mereka yang berhenti.

“Dalam sistem kerja ada 2 shift dengan masing-masing shift bekerja 8 jam, dimulai jam 07.00 Wita shift 1 dan shift 2 jam 13.00 Wita”, kata Budiarta.

Hingga saat ini untuk produksi yang dihasilkan sudah menyebar ke beberapa Hotel dan Restaurant termasuk ke beberapa Kabupaten selain di Bangli seperti Denpasar dan Gianyar. Yang mana produk mineral water seperti air kemasan dalam galon, botol dan cup (gelas) dalam dus.

Untuk harga dustribusi yang kami pasarkan per galonnya 8 ribu, untuk botol per dusnya 26 ribu dan untuk cup per dus 17 ribu.

“Distribusi tergantung season, yang mana permintaan kadang naik kadang turun”, ungkap pemilik perusahaan yang peduli dalam kegiatan sosial ini.

Baca Juga :Ā Kasus Positif Rabies Kembali Muncul di Jembrana, 2 Warga Melaya Terinfeksi

Budiarta juga mengatakan dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDM) yang ada dengan tetap memperhatikan tatanan yang ada. Disini juga berdampak pada penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga bisa memberikan penghasilan pada mereka.

“Kedepan dirinya berharap dengan produk yang dihasilkan mampu mengembangkan kapasitas produksi secara maksimal yang tentunya akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja”, pungkasnya. (IGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *