Dispar Bali Ajak Masyarakat Unggah Konten Positif Sambut High Season

Persindonesia.com Denpasar – Pada bulan Juli – Agustus, wisatawan ke Bali diprediksi bakal mengalami peningkatan.

Menghadapi high season ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial (medsos).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya mengajak seluruh masyarakat Bali untuk bijak memanfaatkan medsos. “Mari kita mengunggah dan memperbanyak konten-konten positif ke media sosial,” ajaknya.

Pihaknya berharap dengan mengunggah konten positif, kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata meningkat.

Waspada! Penipuan WhatsApp permintaan Uang Mengatasnamakan Bupati Jembrana

Apalagi, lanjut dia, pada high season ini bakal digelar berbagai festival seni budaya, musik hingga olahraga di Pulau Dewata ini.

Mulai dari festival di Penglipuran, layang-layang di Sanur, musik di Ubud, Ulun Danu Beratan, Tanah Lot, hingga event olahraga Maybank Marathon.

“Jadi ada banyak pilihan bagi wisatawan saat berlibur di Bali pada periode Juli-Agustus. Termasuk juga Pesta Kesenian Bali yang akan berakhir pada 19 Juli 2025,” katanya.

Dalam high season ini, pihaknya memprediksi bahwa wisatawan asal Australia tetap menjadi yang tertinggi berlibur ke Bali.

Banjir Rob Terjang Pantai Gilimanuk, 6 Rumah Warga Terdampak

Hal ini tidak terlepas dari jarak antara Bali dengan Australia yang sangat dekat, harga terjangkau, hingga keramahtamahan masyarakatnya.

Selain itu, perbandingan biaya jauh lebih murah jika mereka berlibur ke negara bagian di Negeri Kangguru, sehingga mereka memilih Bali. Karena mendapatkan pengalaman baru dan atraksi budaya lainnya.

“Inilah yang menyebabkan Bali sebagai second home bagi warga Australia,” imbuhnya.

Pihaknya juga menyampaikan data kunjungan wisatawan asal Australia ke Bali. Hingga Mei 2025 jumlahnya 617 ribu orang.

Disperindag Bali dan Pertamina Sidak Pangkalan LPG di Wilayah Panjer

Sementara posisi kedua India 236 ribu orang, dan ketiga China 320 ribu orang. “Totalnya WNA ke Bali lebih dari 2,6 juta jiwa,” pungkasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *