Graha Wicaksana menghadiri rangkaian Karya Pedudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pujawali di Pura Segara di Kelan
Badung persindonesia.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Graha Wicaksana, menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian adat dan tradisi spiritual masyarakat Bali dengan menghadiri rangkaian Karya Pedudusan Alit, Ngenteg Linggih, dan Pujawali di Pura Segara, Desa Adat Kelan. Kehadirannya pada acara ini mewakili Ketua DPRD Badung.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, diikuti dengan antusias oleh krama desa yang bersama-sama melaksanakan yadnya sebagai bentuk bhakti dan pemuliaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Dalam kesempatan tersebut, Graha Wicaksana menyampaikan apresiasi terhadap semangat warga dalam menjaga warisan leluhur melalui pelaksanaan upacara secara mandiri dan bergotong royong. “Karya seperti ini mencerminkan kuatnya ikatan spiritual masyarakat kita dengan alam dan leluhur. Kehadiran saya di sini adalah bentuk komitmen DPRD Badung untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan adat yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali,” ujar Graha Wicaksana.
Ia juga menekankan bahwa peran desa adat sangat strategis dalam menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. “Desa adat adalah benteng terakhir budaya Bali. Kita wajib hadir dan ikut menjaga keberlangsungan nilai-nilai ini agar tetap lestari dan menjadi pedoman hidup generasi mendatang,” tambahnya.
Rangkaian karya ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga memperkuat kohesi sosial antarwarga, sekaligus mempertegas bahwa nilai-nilai tradisional tetap relevan dan hidup dalam keseharian masyarakat.
@tim*






