Honda Astrea Tanpa Plat Tabrak Truk, Dua Pemuda Jembrana Meninggal Dunia

Persindonesia.com Menjelang pergantian tahun 2025–2026, kecelakaan maut kembali terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanu. Dua pemuda asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk di Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa (4/11) sekitar pukul 23.30 Wita.

Korban masing-masing bernama Alexander Fandrianus Paga (20) dan Anysius I Gede Indrawan (29). Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Astrea tanpa plat nomor. Sementara pengemudi truk Mitsubishi bernopol P-8026-UY diketahui bernama Amin Toha (53), warga Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Pandangan Umum Fraksi Gerindra DPRD Badung: Cerdas, Kritis, Brilian, dan Elegan Mengupas Ranperda APBD 2026

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Ardri Setiawan, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, kondisi malam hari gelap tanpa penerangan jalan, dengan jalur lurus dan sedikit menanjak.

“Diduga pengendara sepeda motor oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang truk Mitsubishi yang melaju di jalurnya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Fasilitas Minim, Pemkab Jembrana Rencanakan Pembangunan Rumah Singgah ODGJ

Akibat benturan keras, imbuh Aldri, kedua korban mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh. Alexander dan Anysius meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). “Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *