Transfer Pusat Turun Rp115 Miliar, Jembrana Pilih Prioritaskan JKN dan Layanan Dasar, THR TPP ASN Dibayar 50 Persen

Ikuti Langkah Daerah Lain, Pemkab Jembrana Bayar TPP dalam THR ASN 50 Persen Demi Prioritaskan Tutup Kekurangan JKN Rp16 Miliar

Persindonesia.com Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana mengambil langkah strategis dan penuh kehati-hatian dalam mengelola keuangan daerah di tengah ancaman resesi global dan ketidakpastian fiskal nasional.

Kehati hatian itu mengingat struktur anggaran Kabupaten Jembrana masih memiliki ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat, maka setiap perubahan kebijakan belanja di tingkat nasional akan berimplikasi langsung pada prioritas belanja di daerah.

Pemkab Jembrana saat ini tengah fokus menyelesaikan beberapa beban fiskal penting, di antaranya: Pembiayaan JKN Masyarakat dengan menutup kekurangan anggaran JKN sebesar Rp 16 miliar untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap terjamin sepanjang tahun 2026.

Lepas Peserta Mudik Gratis, Bupati Satria Tekankan Keselamatan dan Jaga Kerukunan

Saat ini Jembrana masih dibebani dengan beban fiskal masa lalu adanya defisit utang  RSUD Negara sebesar Rp 33 miliar. Belum lagi, Adanya proyeksi beban baru sebesar Rp 5 miliar pada APBD akibat perubahan kebijakan penggajian guru kontrak yang dulu dibayarkan dengan dengan dana BOS menjadi paruh waktu.

Bentuk prioritas pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, Pemkab Jembrana menetapkan kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan perhitungan yang cermat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, didampingi Kepala BPKAD Jembrana I Gede Gusdiendi dalam keterangannya pada Senin (16/3), menjelaskan bahwa untuk tahun anggaran 2026, Pemkab Jembrana mengalokasikan pembayaran THR dari komponen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP/Kinerja) sebesar 50 persen.

Mudik Terparah di Jembrana, Pemudik Antre Hingga 24 Jam Menuju Pelabuhan Gilimanuk

Sementara itu, komponen THR dari gaji pokok dan tunjangan melekat lainnya telah dibayarkan penuh 100 persen.

“Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian kita dalam merencanakan pengeluaran daerah. Kebijakan ini juga selaras dengan amanat PP No. 9 Tahun 2026, di mana pemberian THR kepada ASN dapat diberikan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah masing-masing,” ujar Budiasa.

Lebih lanjut, Budiasa menekankan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan koordinasi dan studi komparasi dengan kabupaten tetangga seperti Kabupaten Gianyar, Klungkung , Bangli, dan Buleleng yang menerapkan kebijakan serupa hanya membayarkan 50 THR dari komponen TPP. THR ini akan diberikan kepada seluruh PNS dan P3K, namun tidak mencakup P3K paruh waktu serta tenaga outsourcing.

Tim Divpropam Mabes Polri Tinjau Pos Pelayanan Bondowoso, Tegaskan Komitmen Reformasi Internal Polri

“Kita juga berusaha menyesuaikan ratio 30 persen belanja pegawai sesuai amanat UU Nomor 1 tahun 2022,” papar sekda Budiasa.

Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana tahun 2025 menunjukkan performa positif dengan kenaikan sebesar Rp 49,8 miliar (27%), namun kenaikan tersebut belum mampu menutupi penurunan drastis pada dana transfer dari pusat yang berkurang hingga Rp 115 miliar.

Kebijakan ini kata Budiasa selaras dengan  arahan Bupati Jembrana mengenai “Empati Fiskal”. Empati fiskal menekankan agar birokrasi menumbuhkan kesadaran kolektif dan kepekaan tinggi dalam memilah prioritas belanja di tengah terkoreksinya pendapatan daerah.

Pererat Silaturahmi, Pemkab Bangli Serahkan Paket Sembako Lintas Agama

“Di tengah situasi ini, setiap rupiah yang tersisa harus dihitung secermat mungkin. Kami memilih untuk mengalokasikan anggaran pada program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat, seperti layanan kesehatan JKN, daripada memaksakan pengeluaran yang melampaui kapasitas fiskal daerah,” pungkas Budiasa.

Pemkab Jembrana berharap seluruh ASN dapat memahami kondisi ini sebagai upaya bersama untuk menjaga kesehatan jangka panjang APBD Jembrana demi kepentingan seluruh lapisan masyarakat. HJ

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *