Persindonesia.com Jembrana – Pasca dibukanya kembali operasional Pelabuhan Gilimanuk usai Hari Raya Nyepi, arus lalu lintas penyeberangan mulai menunjukkan dinamika berbeda, Jumat (20/3/2026). Tidak hanya dipadati pemudik yang keluar dari Bali, pelabuhan di ujung barat Bali ini justru diramaikan kedatangan wisatawan domestik yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata ke Pulau Dewata.
Sejak pagi, antrean kendaraan yang keluar dari kapal didominasi mobil pribadi berpelat luar daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bogor, dan Bandung. Lonjakan ini menandai pergeseran arus, di mana Bali menjadi tujuan perjalanan di tengah tingginya mobilitas mudik menuju Pulau Jawa.
Sejumlah wisatawan mengaku sengaja memilih momen pasca Nyepi untuk berlibur karena suasana Bali dinilai lebih lengang. Kondisi ini dianggap ideal untuk menikmati destinasi wisata tanpa kepadatan berlebih.
47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga
“Ingin menikmati suasana yang berbeda. Biasanya Bali lebih sepi saat banyak warga mudik, jadi perjalanan lebih nyaman,” ujar Stevanus (48), wisatawan asal Surabaya yang berencana berlibur hingga 23 Maret.
Hal serupa disampaikan Vida (52), wisatawan asal Jakarta, yang membawa keluarganya untuk berlibur selama sepekan. Ia memilih Bali sebagai alternatif destinasi Lebaran di luar Pulau Jawa, dengan rencana mengunjungi kawasan Kuta dan Ubud.
Destinasi unggulan seperti Kuta, Ubud, hingga Bedugul masih menjadi magnet utama bagi wisatawan yang datang.
Ogoh-Ogoh “Gegodan Tilotama” ST. Eka Darma Tampil Epic di Pengerupukan Nyepi Desa Sibang Gede
Sementara itu, pihak otoritas pelabuhan tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dari arah Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk maupun sebaliknya.
Berdasarkan data posko Gilimanuk, jumlah kumulatif penumpang dari Jawa ke Bali sejak H-10 hingga H-2 Lebaran mencapai 177.379 orang, meningkat 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 172.368 orang.
Untuk kendaraan, tercatat sebanyak 34.335 unit telah menyeberang, naik 3,2 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 33.271 unit.
Pengerupukan Nyepi, Gilimanuk Bernafas Lega, Antrean Panjang Mudik Akhirnya Terurai
Guna menjaga kelancaran arus penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry mengoperasikan 33 kapal secara bergantian, sehingga antrean di kedua sisi pelabuhan tetap terkendali. Ts






